Strategi Cepat Kaya 4- Return Investasi Lebih Tinggi

adsense

Sebelumnya kita sudah belajar untuk :

Sekarang kta belajar strategi untuk mempercepat kita menjadi kaya, yaitu: Menghasilkan Return yang lebih tinggi.

Bagaimana untuk menghasilkan return yang lebih tinggi, ada dua step yang harus dilakukan:

  1. Mengurangi risiko kerugian, karena kerugian artinya mengurangi kekayaan kita. Kerugian memperlambat kita menjadi kaya
  2. Berinvestasi kepada pilihan investasi yang memberikan return yang tinggi.

Mengurangi Risiko Kerugian

Anda mungkin adalah pembaca setia tulisan saya. Maka mungkin anda sudah sangat familiar dengan istilah margin of safety, Down-by-the-half-rules, nilai wajar dan berbagai istilah value investing lainnya yang sifatnya untuk mengurangi risiko investasi anda.

Itu semua memang mengurangi risiko investasi anda, tapi sayangnya itu tidak memastikan anda terhindar dari kerugian. Setidaknya untuk tahun ini. Memang benar dalam jangka panjang, investasi tersebut akan membuahkan return yang baik. Tapi tetap saja anda memiliki risiko untuk mengalami floating loss di satu-dua tahun pertama.

Ketika anda mengalami floating loss tersebut anda sebenarnya mengalami dua kerugian yang tidak terlihat, yaitu:

  1. Kerugian atas melemahnya nilai uang anda karena inflasi. Jika inflasi negara kita setahun 3%, artinya jika investasi anda 100 juta rupiah, maka tahun depan uang 100 juta anda cuma memiliki kekuatan yang sama dengan uang senilai 97 juta saat ini. Sehingga ketika uang anda tidak berkembang dalam satu tahun pertama, anda mengalami kerugian yang pasti karena inflasi.
  2. Kerugian atas kehilangan opportunity cost. Semua investasi pasti memiliki risiko. Tapi ada investasi yang memiliki risiko tinggi dan risiko rendah. Jika kita berinvestasi pada investasi dengan tingkat risiko rendah, maka uang kita bisa bertumbuh 6-8% dengan instrumen investasi seperti deposito atau obligasi yang termasuk aman. Ketika uang kita tidak bertumbuh, artinya kita mengalami kerugian kehilangan potensi pertumbuhan yang aman.

Alokasi Aset

Solusinya adalah melakukan ALOKASI ASET. Sehebat apapun anda dalam melakukan analisa, masa depan penuh ketidakpastian. Untuk itu kita perlu melakukan alokasi aset yang membuat investasi kita bisa bertahan dalam segala situasi ekonomi yang terjadi.

Untuk itu saya mencoba memperkenalkan teknik portofolio investasi 4 musim dari Ray Dalio. Dimana saya ada membuatkan simulasi menggunakan data return investasi di bursa indonesia dari tahun 1991-2019. Portofolio ini hanya kehilangan uang 5x, kerugian paling besar -11% pertahun dan bisa meraih keuntungan terbesar 41% pertahun.

Baca juga : Aplikasi Portofolio 4 Musim Ray Dalio di IHSG

- Advertisement -

Kalau anda merasa itu belum menarik, bagaimana kalau saya bilang rata-rata return 12% dengan portofolio 4 musim Ray Dalio berhasil menghasilkan rata-rata return 16% jika kita investasikan semua uang kita 100% di saham. Anda tidak sedang salah membaca.

Meningkatkan Return Investasi

Solusi untuk meningkatkan return investasi adalah hanya berinvestasi pada pilihan investasi yang risiko rugi kecil dan potensi profit besar.

Sebagian investor justru lebih suka berinvestasi pada investasi bersifat kebalikan dimana risiko rugi besar dan potensi profit kecil.

Begitu banyak investor konyol yang memasang stop loss minus 10% dan berinvestasi hanya untuk mendapatkan target profit 5%. Ini berarti kekalahan anda satu kali harus dibayar kemenangan 2x untuk anda sekedar impas.

Lebih baik memiliih investasi yang memiliki risiko rugi 10% tapi mendapatkan target profit 100%. Ini berarti kekalahan anda sembilan kali akan langsung menjadi keuntungan jika anda satu kali menang. Tentu ini pilihan yang lebih bijaksana.

Contoh Teknik Meningkatkan Return Investasi

  • Berinvestasi saham dengan value investing. Memilih perusahaan bagus, dijual jauh dibawah nilai wajar. Bahkan anda bisa bebas memilih apakah anda mau memilih perusahaan yang 50% dibawah nilai wajar (artinya potensi profit 100%) atau perusahaan yang 80% dibawah nilai wajar (artinya potensi profit 500%). Percayalah, ini semua benar bisa ditemukan. Anda bisa mengikuti panduan screening saham ala value investing, dan jika anda beruntung anda bisa menemukannya.
  • Berinvestasi saham/komoditas dengan menggunakan options call. Options call ini seperti halnya anda membeli asuransi untuk investasi anda. Anda cukup membayar biaya premi investasi anda untuk membeli sebuah produk investasi di harga 25 dengan membayar biaya sekian persen. Jika harga saham naik ke 50, anda silahkan beli saham tersebut di harga 25 dan jual di harga 50. Tapi jika harga saham itu jatuh dibawah 25 anda hanya kehilangan premi investasi anda. Sungguh sebuah pertaruhan yang baik bukan.
  • Trading Forex dengan teknik arbitrage. Teknik ini sempat populer dikalangan trader forex. Tapi tampaknya sudah menjadi sebuah teknik ilegal yang tidak boleh digunakan. Misalkan anda membeli forex GBPUSD di broker A berharga 21.5 usd di broker B berharga 21 usd. Anda membeli di broker B dan menjual di broker A. Anda hanya membeli transaksi yang pasti untung. Untuk bisa menggunakan ini anda harus memiliki fitur Robot untuk membantu anda menjalankan High Frequent Trading (HFT). Sayangnya teknik ini sudah dilarang dan dianggap ilegal. Jadi saya tidak merekomendasikan anda menggunakan teknik ini. Walaupun begitu kabarnya trader dari salah satu negara Eropa Timur masih banyak yang menjalankan teknik ini. Tidak heran teman-teman trader forex menjadi santapan mereka.
  • Teknik Fliping dalam investasi properti. Sebuah teknik yang butuh keahlian dan keuletan. Mencari properti dibawah harga pasar, menemukan orang yang mau membeli dengan harga lebih mahal daripada harga jual. Buat deal untuk membeli dari penjual dengan harga dibawah pasar tersebut. Buat deal untuk menjual ke pembeli dengan harga yang lebih tinggi. Lakukan transaksi tanda tangan dokumen di notaris sama dengan waktu berbeda. Selamat anda mendapatkan keuntungan dari investasi properti tanpa modal. Walaupun logikanya terlihat sederhana, tapi bukan sesuatu hal yang mudah.

- Advertisement -

Follow Us:

Support us:

Latest articles

Kisah Inspiratif – Menggenggam Masalah

Bayu adalah seorang anak berusia 7 tahun. Dia sedang masuk ke ruang keluarga tempat dimana ayah dan ibunya sedang bersantai. Ketika sang ibu melihat...

Belajar Investasi Saham Dari Kenneth L Fisher

Kenneth Fisher adalah orang yang mempopulerkan tentang price to  sales ratio. Kebanyakan investor berpatokan pada price to earning ratio yang membandingkan harga saham dengan...

Belajar Kategori Saham Peter Lynch Dari Kisah Hidup Mike Tyson & Memilih Cerita Yang Tepat Untuk Kategori Saham

Seperti yang banyak orang tahu, Peter Lynch membagi saham menjadi enak kategori. Sudah banyak yang membahas tentang ini. Jadi saya mencoba menjelaskan dengan cara...

Belajar Lebih Dalam Tentang Saham Cyclical

Banyak orang yang memandang saham cyclical tidak cocok menjadi instrumen investasi karena ini merupakan investasi yang berisiko. Saya setuju sekali bahwa investasi di saham cyclical...

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here