Dividen Saham – Bonus Untuk Investor

Apa itu Dividen Saham?

Sebagai investor saham kita bisa mendapatkan keuntungan dari 2 hal:

  • Kenaikan harga saham (capital gain)
  • Pembagian keuntungan perusahaan (dividen)

Dividen tidak seperti bunga deposito ataupun bunga tabungan bank yang selalu wajib diberikan oleh perusahaan setiap periode waktu tertentu dengan besaran return yang tetap.

Jika perusahaan untung, maka logikanya dia memiliki bagian keuntungan yang bisa dibagikan sebagai pembagian keuntungan kepada investor. Semakin besar keuntungan yang didapat umumnya semakin besar pembagian keuntungan yang bisa didapatkan oleh investor.

Tapi uniknya, bisa jadi perusaahan tersebut meraih keuntungan tapi tidak membagi dividen sama sekali.

Tanggal Penting Dalam Pembagian Dividen Saham

Apa itu cum date? Jika anda membeli sebuah saham untuk mendapatkan dividen, maka ada baiknya anda mengerti tentang istilah – istilah tanggal didalam dalam hal ini. Takutnya jika tidak, sudah tidak mendapat yang diharapkan dan malah cuma mendapat tekanan jual yang membuat saham perusahaan itu turun setelah cum date.

"Tanggal

Cum date : 2 April

Ex Date : 4 April

Recording Date : 5 April

jika anda memiliki saham perusahaan itu sampai penutupan pasar di tanggal 2 april, maka anda berhak mendapatkan dividen tersebut.

- Advertisement -

Jika anda beli saham itu sebelum 2 april, dan anda jual saham itu di 2 april maka anda tidak berhak mendapatkan.

Jika sebelum 2 april anda tidak punya saham tersebut sama sekali, dan tanggal 2 april sampai penutupan market anda punya saham tersebut, maka anda berhak mendapatkan.

Intinya anda harus tetap memiliki saham perusahaan tersebut sampai penutupan di cum date.

Alasan Perusahaan Profit Tidak membagikan Dividen Saham

Lalu biasa ada pertanyaan, perusahaan konsisten profit tapi kenapa ga pernah mau membagi dividen, apa yang mungkin menyebabkan hal tersebut?

Alasan 1 – Perusahaan ingin berekspansi sehingga ingin menggunakan dana kas tersebut untuk ekspansi sehingga tidak membagikan keuntungannya kepada pemegang saham.

Alasan 2 – Bisa jadi profit itu hanyalah profit semu yang tidak dibarengi cashflow yang sehat, sehingga walaupun perusahaan itu diatas buku memilki profit yang bagus, tapi perusahaan tersebut tidak memiliki cukup kas untuk dibagikan kepada para investornya. Seperti yang pernah saya jelaskan tentang analisa arus kas.

Baca Juga: Analisa Cashflow – Penting

Strategi Memilih Perusahaan Yang Membagi Dividen Saham

Saya akan mencoba memberikan anda beberapa pilihan perusahaan. Lebih baik pilih yang mana?

  1. Perusahaan dividen besar dengan target capital gain kecil
  2. Perusahaan dividen kecil dengan target capital gain sedang
  3. Perusahaan tidak bagi dividen dengan target capital gain besar

Maka urutan prioritas saya dalam membeli saham adalah

  1. Perusahaan dividen besar dan target capital gain besar
  2. Perusahaan dividen sedang dan target capital gain besar
  3. Perusahaan tidak bagi dividen dan target capital gain besar

Tujuan investasi saya adalah mencari perusahaan yang bagus dan sedang dijual dengan harga murah sehingga memiliki resiko yang lebih kecil dan potensi profit yang lebih tinggi.

adsense

Tapi jika memungkinkan untuk dapat perusahaan dengan target capital gain besar dan dividen besar ya janganlah ditolak tentunya.

Contoh Kasus Perusahaan Dividen Saham Besar dan Capital Gain Besar

Saya pernah memberikan contoh di tulisan saya tentang screening saham.

Contoh : ITMG umumnya memberikan dividen 2 kali dalam setahun. 23 April 2019 memberikan dividen sebesar 2.045. 15 November 2019 memberikan dividen sebesar 705. Total dividen yang didapatkan investor pada 2019 sebesar 2.750.

Tentu tidak masuk akal jika 2020 ini berharap mendapatkan dividen sama besarnya dengan 2019. Penurunan harga batu bara dan krisis global karena wabah COVID-19 tentu membuat performance 2020 ini turun. Jadi mari kita turunkan ekspektasi penghasilan dividen 2020 cuma setengah dari tahun 2019. Ekspektasi dividen 2020 adalah sebesar 1.375. Hitungan saya ITMG akan mendapatkan dividen 590 di april ini. Apakah nanti november akan memberikan dividen di kisaran 785 ? Saya tidak tahu, tapi tampaknya masih angka yang masuk akal.

Jika benar 2020 dividen ITMG sebesar 1.375 dan anda membeli per harga saya membuat tulisan ini (6.650). Artinya anda mendapatkan dividen di kisaran 20%. Anda akan balik modal dalam 5 tahun investasi anda hanya dari dividen perusahaan ini. Dimana dividen 1.375 dalam setahun termasuk kecil karena jeleknya harga komoditas batu bara saat ini.

Jika nanti harga batu bara naik, dan saya percaya akan naik, maka kinerja perusahaan akan naik yang artinya dividen bertambah besar dan harga saham naik.

Baca juga: Screening Saham ala Value Investor

Membeli Perusahaan Ketika Mau Membagi Dividen Saham – Pilihan Yang Buruk

Banyak investor yang suka membeli saham perusahaan ketika dekat cum date, dengan ekspektasi bisa menikmati dividen dan jual cepat ketika 1 hari setelah cum date.

Saran saya jangan lakukan hal tersebut, karena ini sangat berisiko. Investasi saham adalah investasi yang cocok untuk jangka panjang. 

Ketika perusahaan melakukan pembagian keuntungan, maka artinya perusahaan mengeluarkan sejumlah kas. kas ini akan diberikan kepada para pemegang saham. Menurunnya kas artinya menurunnya nilai asset dan ekuitas perusahaan.

- Advertisement -

Hal ini berarti menurunnya valuasi perusahaan. Menurunnya valuasi perusahaan biasanya dibarengi dengan menurunnya harga saham perusahaan tersebut.

Hal ini yang mendasari kenapa perusahaan setelah cum date mengalami tekanan jual. Dan menurut riset saya tekanan jual bisa hingga 3X dari dividen yield yang dihasilkan. Misalkan Dividen yield sebesar 5% maka tekanan jual bisa sampai 15%.

Ketika anda membeli setelah cum date, tentu anda berharap mendapatkan marjin keuntungan dari besarnya dividen yang diterima dan juga keuntungan / kerugian dari penjualan saham anda. Yang sayangnya hal itu sering tidak sesuai dengan yang anda harapkan.

Kesimpulan

Perusahaan yang membagi dividen saham tentu perusahaan yang baik. Karena artinya perusahaan ini memiliki keuntungan dan uang kas yang cukup untuk dibagikan kepada pemegang sahamnya.

Ini kenapa banyak value investor yang menjadikan dividen sebagai salah satu indicator dalam screening saham.

Tapi saya pribadi bukan orang yang fanatik terhadap dividen saham. Konsep utama dalam investasi saham saya adalah mencari saham perusahaan bagus yang dijual murah.

Dividen saham sendiri bagi saya adalah bonus karena kesabaran saya menunggu berinvestasi di perusahaan tersebut. 

Saya lebih memprioritaskan untuk mencari saham perusahaan yang memiliki capital gain besar dibandingkan dividen besar. Tapi jika menemukan perusahaan dengan proyeksi capital gain besar dan dividen besar ya tentu itu lebih baik lagi. Dan kesempatan itu selalu ada, seperti kasus ITMG yang saya jelaskan diatas.

Membeli saham perusahaan cuma untuk mengincar untuk dapat dividen dalam investasi jangka pendek adalah sesuatu ide yang buruk. Hal ini sangat berisiko dan justru membuat anda memiliki potensi rugi.

 

- Advertisement -

Follow Us:

Support us:

Latest articles

Tips Terbaik Investasi – Baru Beli Sudah Untung

"Tips investasi terbaik tersebut dirangkum dalam satu kalimat sederhana yaitu "Baru beli sudah untung" Sang pembicara mengajarkan bahwa banyak orang yang sulit membedakan antara investasi...

Rangkuman Belajar Value Investing Untuk Investor Saham Pemula

Cukup banyak pertanyaan yang masuk tentang bagaimana cara melakukan analisa laporan keuangan. Sebenarnya ini adalah topik paling awal yang saya tulis. Tetapi karena tanpa...

Tips Belajar Saham Bagi Investor Pemula – Kaitkan Dengan Uang

Pada tulisan kali ini saya ingin menulis secara ringan aja untuk sharing tips bagaimana investor pemula bisa belajar saham dengan lebih cepat. Saya harus bilang...

3 Kesalahan Yang Menyebabkan Terkena Value Trap

Ada satu pertanyaan yang menarik ke saya, yaitu bagaimana menghindari value trap? Melihat pertanyaan value trap artinya orang yang mengajukan pertanyaan ini sudah mengerti...

Related articles