Investor Yang Lebih Sukses Daripada Lo Kheng Hong

Value Investor Yang Lebih Sukses Daripada Lo Kheng Hong

Salah satu investor saham paling sukses di Indonesia adalah Lo Kheng Hong. Tapi sebenarnya ada satu orang investor saham yang meraih profit lebih tinggi dibandingkan Lo Kheng Hong.

Tulisan ini dibuat karena terinspirasi dari postingan twitter yang sempat viral. Dimana Owner bank BCA, orang terkaya dunia makan di warung tahu pong. Tidak ada yang spesial sebenarnya, orang kaya tidak harus selalu makan di restoran mewah.

Orang yang menjadi inspirasi dari cerita investor sukses ini adalah keluarga Hartono. Pemilik dari PT.Djarum.

PT.Djarum bukanlah perusahaan rokok terbesar yang ada di Indonesia. Saya kira HM Sampoerna masih menjadi perusahaan rokok terbesar di Indonesia.

Tapi keluarga Djarum masih menjadi orang terkaya di Indonesia hingga kini. Salah satu kesuksesan paling besar adalah keputusan mereka membeli Bank BCA dari tangan Anthony Salim ketika krisis tahun 1998.

Kisah Pembelian Bank BCA

Tahun 1998 terjadi krisis ekonomi yang parah di Indonesia. Seperti yang kita tahu, setiap kali terjadi krisis disitu ada peluang besar.

Peluang besar ini yang ditangkap oleh keluarga Hartono. Saat itu Anthony Salim terpaksa harus melepas Bank BCA ketika krisis tahun 1998. Ini adalah kisah keluarga Hartono menjadi investor saham yang sangat sukses.

Keluarga Hartono membeli BCA dengan total investasi yang dikabarkan 4 triliun rupiah. BBCA pernah mencapai market cap tertinggi hingga 850 triliun rupiah. Bahkan dengan penurunan yang besar karena krisis COVID-19 ini, BCA masih memiliki market cap sebesar 681 triliun rupiah.

Keluarga Hartono memiliki kepemilikan sebesar 54,95% dari saham bank BCA. Ini berarti dengan harga setelah virus Corona. Mereka memiliki nilai investasi senilai 375 triliun rupiah.

Dana 4 triliun rupiah yang mereka investasikan di BCA pada tahun 1998 menjadi 375 triliun rupiah pada 2020. Ini berarti peningkatan sebesar 9.375% dalam waktu  23 tahun holding period. Ini berarti rata – rata investasi mereka sebesar 408% per tahun. Investor sukses manapun sulit mengalahkan rata-rata return sebesar ini.

- Advertisement -

Sebuah rata-rata return yang sungguh luar biasa. Yang Menurut saya pribadi berhasil mengalahkan return dari Lo Kheng Hon, seorang investor saham yang sangat sukses di Indonesia.

Kesederhanaan Orang Terkaya Indonesia

Ketika foto pemilik BCA sedang makan tahu pong viral, muncul sebuah statement yang menggelitik sekaligus menampar banyak orang.

“Yang punya duit makan mewah pakai kartu kredit BCA, Yang punya BCA makan santai dimana saja sambil nunggu orang bayar hutang.”

Banyak orang yang mau terlihat kaya dengan makan di tempat mewah, tapi orang yang kaya sekali justru makan tidak di tempat yang mewah.

Pelajaran Yang Bisa Dipetik

Apa yang bisa kita pelajari dari kisah owner BCA dalam menjadi investor sukses ini:

  1. Saya tidak melihat keluarga Hartono melakukan teknik investasi yang rumit untuk menjadi sukses dalam investor saham. Kuncinya cuma 3 poin:
    • Berinvestasi di perusahaan bagus
    • Membelinya ketika harga murah
    • Memberikan waktu bagi perusahaan itu menghasilkan keuntungan berlimpah.

Baca juga: Value Investing – Teknik Mencari Saham Bagus dan Murah.

Ini semua bukan hal yang rumit bukan. Dan ini merupakan prinsip yang dipegang oleh seorang value investor jika ingin sukses.

2. Sebelum membeli BCA mereka memang sudah merupakan orang kaya di Indonesia. PT.Djarum yang mereka dirikan adalah salah satu perusahaan Indonesia yang paling sukses. Jadi memang tidak apple-to-apple membandingkan Lo Kheng Hong dengan mereka.

Saya tidak pernah memberikan statement Lo Kheng Hong kalah hebat dengan keluarga Hartono dalam berinvestasi. Tapi secara return baik dari rupiah ataupun rata-rata persentase pertahun jelas keluarga Hartono mengalahkan LKH.

Tapi saya sungguh mengidolakan Lo Kheng Hong. Karena dia sama seperti investor Indonesia kebanyakan. Investor dari kaum biasa yang bisa sukses memiliki kekayaan luar biasa. Dan kekayaannya benar-benar dari investasi saham. Maka Lo Kheng Hong tetap menjadi tokoh investor saham indonesia yang saya idolakan.

adsense

3. Saya pernah diundang makan di rumah salah satu orang yang terbilang kaya. Ternyata makanan mereka tidak jauh berbeda dengan yang sehari-hari saya makan. Bertambah kaya tidak mengharuskan kita upgrade apapun menjadi lebih mewah. Yang penting kita suka dan nyaman maka itu sudah cukup.

4. Selalu sediakan dry powder. Kita tidak pernah tahu kapan kesempatan bagus akan muncul. Tidak ada yang menyangka ternyata kesempatan bagus muncul begitu cepat, yaitu sekarang ini.

5. Pesan terakhir untuk yang usia awal di dunia kerja. Jebakan paling mengerikan untuk kalian adalah kenaikan gaji dan kenaikan jabatan.

Mungkin tidak semua orang tapi saya yakin 50% orang akan terkena penyakit ini. Semakin besar penghasilan maka semakin kecil persentase uang yang bisa ditabung. Karena semakin besar penghasilan semakin besar gaya hidup yang diinginkan.

Kesimpulan

Mindset yang salah:

  • Makan di tempat mewah tidak membuat anda menjadi orang yang lebih dihormati.
  • Menggunakan baju mahal tidak membuat anda menjadi orang yang lebih dihormati.
  • Menggunakan gadget tercanggih dan terkini tidak membuat anda menjadi orang yang lebih dihormati.

Mindset yang betul:

  • Makan itu yang penting anda suka dan di tempat yang bersih.
  • Gadget perlu untuk menunjang aktifitas kita. Yang penting daya tahan kuat dan lancar digunakan.
  • Baju yang penting rapih dan layak digunakan.

Kunci untuk kita dihormati menurut saya adalah:
1. Prestasi yang pernah kalian raih
2. Pengetahuan yang kalian ketahui
3. Added Value yang kalian berikan untuk orang lain
4. Attitude kalian

- Advertisement -

Follow Us:

Support us:

Latest articles

Kisah Inspiratif – Menggenggam Masalah

Bayu adalah seorang anak berusia 7 tahun. Dia sedang masuk ke ruang keluarga tempat dimana ayah dan ibunya sedang bersantai. Ketika sang ibu melihat...

Belajar Investasi Saham Dari Kenneth L Fisher

Kenneth Fisher adalah orang yang mempopulerkan tentang price to  sales ratio. Kebanyakan investor berpatokan pada price to earning ratio yang membandingkan harga saham dengan...

Belajar Kategori Saham Peter Lynch Dari Kisah Hidup Mike Tyson & Memilih Cerita Yang Tepat Untuk Kategori Saham

Seperti yang banyak orang tahu, Peter Lynch membagi saham menjadi enak kategori. Sudah banyak yang membahas tentang ini. Jadi saya mencoba menjelaskan dengan cara...

Belajar Lebih Dalam Tentang Saham Cyclical

Banyak orang yang memandang saham cyclical tidak cocok menjadi instrumen investasi karena ini merupakan investasi yang berisiko. Saya setuju sekali bahwa investasi di saham cyclical...

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here