Kesalahan Fokus Seorang Investor

Kesalahan Fokus Seorang Investor

Kebanyakan investor masih memiliki kesalahan menentukan fokus dalam kegiatan investasinya.

Kebanyakan investor selalu fokus pada beberapa hal:
1. Apa settingan indicator paling tepat buat trading.
2. Apakah besok ihsg akan naik atau turun.
3. Apakah saham yg saya sudah beli besok akan turun.
4. Apakah analisa saya ke laporan keuangan perusahaan itu sudah benar.
5. Dan banyak hal lainnya.

Fokus akan hal – hal diatas menurut saya tidak akan membawa kita seorang investor saham mencapai cita – cita untuk meraih financial freedom. 

Baca juga : Cara Mencapai Financial Freedom.

Meraih profit 100% dari investasi anda tidak terlalu bagus jika return anda secara ratusan ribu atau jutaan awal rupiah. Hal itu tidak akan membuat anda meraih kebebasan finansial yg anda impikan.

Contoh Ilustrasi

Saya akan memberikan ilustrasi sebagai berikut:

  • Ada 2 investor sebut saja si Amin dan si Budi.
  • Si Amin mulai berinvestasi saham dengan modal 10 juta rupiah dan Budi memulai berinvestasi saham dengan modal 1 juta rupiah.
  • Amin adalah seorang investor saham handal. Dia bisa menghasilkan return 100% tiap tahun.
  • Budi adalah seorang pemain saham biasa saja. Dia cuma bisa menghasilkan return 20% tiap tahun.
  • Yang menjadi perbedaan, tiap bulan Budi memiliki komitmen menambahkan dana investasi sebesar 1 juta rupiah.. Sedangkan Amin tidak pernah menambahkan modal investasinya. Keuntungan investasi Amin juga selalu digunakan untuk hal diluar investasi.
  • Hasil investasi mereka adalah sebagai berikut:

Kesalahan Fokus Seorang Investor
Kesalahan Fokus Seorang Investor
  • Total uang amin akhir tahun ke 6 adalah 10 juta rupiah. Total uang budi akhir tahun ke 6 adalah 11,9 juta rupiah. Budi bisa menyusul modal investasi Amin dalam waktu 6 tahun walaupun modal awal jauh dan return tahunan jauh lebih kecil.
  • Di akhir tahun ke 20 total uang Amin tetap di 10 juta rupiah dan total uang Budi menjadi 224 juta rupiah. Tapi bukan hal itu yang menarik dalam ilustrasi ini. Karena tentu kalau kita cermat, total uang Amin adalah 210 juta (return 10 juta dalam 20 tahun ditambah modal awal). Uang Budi dalam 20 tahun tetap berjumlah lebih banyak dari total uang Amin yang sudah ditambah semua profit dalam 20 tahun.
  • Tapi yang paling menarik adalah total profit bulanan Budi di tahun ke 20 adalah 37 juta atau 3,7x dari profit tahunan yang dihasilkan oleh Andi. Ingat return tahunan Budi cuma bernilai 20% per tahun dan return tahunan Andi adalah 100% per tahun.

Contoh Kesalahan Fokus Seorang Investor

Mungkin akan banyak yang berpikir, sungguh bodoh jika Amin punya kemampuan sehebat itu didalam saham tapi tidak mau menambahkan modal investasinya. Maka saya harus menjawab ya. Begitu banyak investor yang seperti itu.

Betapa banyak investor pemula yang mau menjadi full time investor di pasar saham dengan modal awal cuma ratusan juta rupiah.

Andaikata kalian investor yang lebih hebat daripada Warren Buffet yang rata – rata return tahunan cuma 20%. Saya berasumsi kalian bisa menghasilkan profit tahunan 50% per tahun. Sebuah angka tahunan yang fantastis bukan.

- Advertisement -

Misalkan modal investasi anda adalah 100 juta rupiah. Dengan return tahunan 50% per tahun maka profit kalian adalah 50 juta rupiah per tahun. Itu dibawah Penghasilan Tidak Kena Pajak Indonesia. Jumlah yang belum cukup untuk biaya hidup standard di Indonesia.

Misalkan modal investasi anda adalah 300 juta rupiah. Dengan return tahunan 50% per tahun maka profit kalian adalah 150 juta rupiah per tahun. Jika kalian bercita – cita ingin membeli rumah, mobil dan berkeluarga maka saya rasa itu bukan jumlah penghasilan tahunan yang cukup.

Banyak investor yang fokus untuk belajar bagaimana mencari keuntungan besar di pasar saham tapi justru mereka lupa untuk bagaimana menambah modal investasi mereka. Itulah kesalahan fokus paling utama dari investor pemula.

Kesimpulan

Seberapa hebat anda memiliki kemampuan menghasilkan keuntungan, jika modal investasi anda kecil maka anda sulit untuk mencapai financial freedom.

Kesalahan fokus kebanyakan investor adalah bagaimana mencari profit yang besar dan lupa bagaimana menambah modal investasinya.

Profit 10% dari modal 1 miliar tetap jauh lebih baik daripada profit 50% modal 10 juta rupiah. 

Tentu akan lebih baik lagi jika anda bisa meraih profit 50% dari modal 1 miliar. Tapi jika harus memilih lebih baik fokus bagaimana memperbesar return atau modal investasi. Maka saya akan menjawab memperbesar modal investasi jauh lebih penting.

Tapi tentu menjadi hal yang percuma jika modal investasi anda besar dan anda kehilangan semua uang anda di investasi saham anda. Anda perlu memiliki kemampuan dan pengetahuan yang tepat. Jika anda tertarik teknik investasi yang saya rekomendasikan anda bisa membaca tulisan saya tentang value investing.

Baca juga : Value Investing – Teknik Mencari Saham Bagus dan Murah

Dan jika anda sudah bisa mencapai keuntungan secara konsisten, maka ingat pesan ini baik – baik. Gunakan keuntungan yang anda dapatkan sebagai tambahan modal investasi anda. 

adsense

Jangan terburu – buru untuk membelanjakan barang branded yang anda cuma akan meraih kesenangan 1 minggu atau 1 bulan awal saja. 

Pilihan mana yang mau anda pilih:

  • Beli barang branded sekarang, tapi kerja keras seumur hidup untuk membayar tagihan anda.
  • Tahan jiwa konsumtif kalian, tunggu sampai return bulanan investasi anda bisa membeli barang branded anda dan masih sisa banyak.

Kalau saya akan memilih opsi yang kedua, dan semoga anda juga memiliki pemikiran yang sama dengan saya.

 

- Advertisement -

Follow Us:

Support us:

Latest articles

Tips Terbaik Investasi – Baru Beli Sudah Untung

"Tips investasi terbaik tersebut dirangkum dalam satu kalimat sederhana yaitu "Baru beli sudah untung" Sang pembicara mengajarkan bahwa banyak orang yang sulit membedakan antara investasi...

Rangkuman Belajar Value Investing Untuk Investor Saham Pemula

Cukup banyak pertanyaan yang masuk tentang bagaimana cara melakukan analisa laporan keuangan. Sebenarnya ini adalah topik paling awal yang saya tulis. Tetapi karena tanpa...

Tips Belajar Saham Bagi Investor Pemula – Kaitkan Dengan Uang

Pada tulisan kali ini saya ingin menulis secara ringan aja untuk sharing tips bagaimana investor pemula bisa belajar saham dengan lebih cepat. Saya harus bilang...

3 Kesalahan Yang Menyebabkan Terkena Value Trap

Ada satu pertanyaan yang menarik ke saya, yaitu bagaimana menghindari value trap? Melihat pertanyaan value trap artinya orang yang mengajukan pertanyaan ini sudah mengerti...

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here