Strategi Buy NG Sell RG (Membeli Saham di Pasar Nego)

Umumnya investor saham membeli saham di pasar reguler, dimana investor akan melakukan transaksi berdasarkan harga terakhir yang berlaku di market. Tetapi sebenarnya untuk investasi saham ada satu pasar dimana kita bisa membeli harga saham lebih tinggi / rendah dibandingkan dengan harga yang berlaku di pasar saat ini, inilah yang disebut dengan pasar nego.

PERINGATAN : PENULIS TIDAK MENYARANKAN INVESTOR PEMULA UNTUK BERINVESTASI DI PASAR NEGO, KARENA BESARNYA TINGKAT RISIKO UNTUK STRATEGI INI.

Cara Membeli Di Pasar Nego

Step 1 – Mencari Saham Dijual Di Pasar Nego

Saya akan menggunakan contoh dari aplikasi Mirae Sekuritas, dimana mereka menyediakan fitur untuk transaksi di pasar nego yang memang sudah pernah saya gunakan. Untuk melihat apakah saham incaran anda ada yang jual di pasar nego, maka caranya sama dengan anda melihat ask dan bid di saham biasa tetapi tambahkan .ng di belakang kode saham anda. Misalkan saja anda mau mencari saham pasar nego untuk DEWA, maka anda bisa mengetik DEWA.NG di menu stock price anda.

Melihat saham dijual di pasar nego
Melihat saham dijual di pasar nego

Kalau anda lihat disini, ada yang menawar untuk beli di harga 3,4,5,11,12 dan 13 (kolom bid).

Anda juga bisa melihat ada yang menjual di harga 18-67. Hal yang unik terjadi adalah di kotak paling sebelah kanan. Ada 2 transaksi yang terjadi, yaitu di harga 15 dan di harga 67. Yang menjadi pertanyaan adalah, kenapa masih ada offer dari harga 18-48 yang tidak terjadi transaksi di hari ini untuk saham DEWA? hal ini akan saya jelaskan nanti.

Step 2 – Membeli Saham di Pasar Nego

Untuk melakukannya, anda silahkan pilih menu order –> non-regular board order

Beli Saham Pasar Nego
Beli Saham Pasar Nego

Setelah itu silahkan anda melakukan order beli untuk saham yang anda mau beli di pasar nego. Yang menjadi berbeda adalah, jumlah saham yang dimasukan adalah jumlah lembar saham dan bukan jumlah lot saham.

Order Buy Saham Pasar Nego
Order Buy Saham Pasar Negoards

Kalau anda lihat saya memasukkan qty sebanyak 50.000. Itu bukan berarti 50.000 lot tetapi 50.000 lembar saham atau 500 lot saham. Sehingga ketika saya membuat iklan (adv – advertising) untuk membeli saham seharga 10 sebanyak 50.000 lembar, itu senilai dengan 500.000 rupiah.

Step 3 – Menunggu Dihubungi Oleh Pihak Sekuritas

- Advertisement -

Jika sekuritas menemukan kemungkinan deal transaksi di pasar nego, maka orang sekuritas akan menghubungi nomor anda yang terdaftar di sekuritas tersebut. Sekuritas akan menelepon anda dan menawarkan kepada anda, apakah anda mau membeli saham tersebut atau tidak.

Ketika saya submit order di harga 10 rupiah per lembar saham, sekuritas tersebut menghubungi saya bahwa ada yang menjual di harga 15 rupiah sebanyak 891 lot saham. Apakah saya mau membeli transaksi tersebut atau tidak?

Jadi pastikan anda sedang tidak diluar negeri ketika melakukan transaksi di pasar nego dan handphone anda bisa dihubungi. Karena transaksi di pasar nego membutuhkan konfirmasi manual. Ini yang menyebabkan berbeda dengan konsep ask dan bid di pasar reguler, dimana dalam pasar nego saya bisa memilih saya mau melakukan transaksi di harga berapa (termasuk jauh lebih mahal dibanding harga pasar).

Step 4 – Jangan Lupa Withdrawn Transaksi

Karena saya mencoba membeli saham di pasar nego untuk sebagai bahan penulisan artikel, maka saya menyetujui untuk membeli di harga 15 rupiah ini. Tetapi saya menawar hanya untuk membeli 500 lot saja dan bukannya 891 lot saham sesuai yang ditawarkan oleh penjual.

Pihak sekuritas meminta waktu untuk menghubungi penjual, apakah dia bersedia untuk melepas cuma 500 lot sesuai dengan yang saya minta atau tidak. Tidak berapa lama kemudian pihak sekuritas kembali menghubungi saya dan menyampaikan penjual menyetujui untuk melepas hanya 500 lot saham. Lalu dia menanyakan apakah saya jadi melakukan transaksi atau tidak. Setelah saya konfirmasi maka dia menanyakan beberapa data pribadi saya, seperti halnya customer service bank ketika kita melakukan pengaduan di customer call.

Setelah itu anda akan ditanya apakah transaksi saya mau di withdrawn atau tidak. Alasannya adalah saya memasang order di harga 10, transaksi deal terjadi di harga 15. Artinya transaksi saya di harga 10 belum terpenuhi (status masih open). Sehingga jika saya tidak withdrawn artinya transaksi iklan pembelian saya di harga 10 akan masih tersedia di papan transaksi pasar nego. Karena saya cuma untuk eksperimen, tentulah saya melakukan withdrawn.

Beberapa menit kemudian, setelah diproses maka akan muncul order baru yang status sudah done di harga 15 dan order lama saya menjadi status withdrawn. Saya sekarang memiliki saham DEWA yang dibeli seharga 15.

Tidak sulit bukan untuk membeli saham di pasar nego, dan tidak harus memiliki modal besar untuk membeli saham di pasar nego.

Tetapi tolong diingat membeli saham di pasar nego adalah sebuah strategi berinvestasi yang VERY HIGH RISK. Mari kita bahas apa risikonya.

Risiko Beli Saham Pasar Nego

Ketika saya mendapatkan saham DEWA di harga 15, harga saham DEWA saat ini yang berlaku di market adalah 50 per lembar saham (harga terendah di pasar reguler). Artinya ketika saya membeli saya langsung mendapatkan floating profit sebesar 35 per lembar saham atau 230% lebih. Saham yang saya beli langsung memberikan profit diatas 230%. Hal ini terlihat menggiurkan, tapi sayangnya hidup tidak semudah itu teman.

Orang rela menjual sahamnya di pasar nego dengan harga jauh lebih murah tentu ini berarti dia merasa pesimis terhadap prospek dari perusahaan. Ini berarti kemungkinan besar anda membeli sebuah perusahaan yang KURANG/TIDAK MENARIK secara kinerja keuangan.

Perusahaan yang Kurang/tidak menarik kinerja keuangannya ini membuat orang akan takut untuk melakukan pembelian saham ini. Artinya walaupun secara diatas kertas kita memiliki profit diatas 230% maka kita belum tentu bisa menjual saham tersebut. Sebagai contoh untuk saham DEWA ini per hari ini baru terjadi penjualan sebanyak 29 lot di harga 50 dengan sisa antrian lot diatas 2.4 juta lot di harga 50 tersebut.

Beli saham di pasar nego bahkan membuat anda bisa jadi kesulitan untuk mencairkan uang anda. Anda memiliki potensi uang anda nyangkut dan TIDAK BISA DICAIRKAN karena anda kesulitan menjual saham tersebut.

Kesimpulan

Jadi walaupun saya ada melakukan pembelian saham DEWA di harga 15, ini bukan karena saya bilang saya akan yakin mendapatkan keuntungan. Justru saya lebih yakin uang saya ga bisa dicairkan sebenarnya. Tapi untuk biar teman-teman mengerti bagaimana transaksi di pasar nego maka tidak masalah bagi saya. Uang sejumlah itu adalah uang yang sudah saya ikhlaskan demi menulis artikel ini.

Apa strategi saya untuk memilih saham buat pasar nego? TIDAK  ADA, karena ini sudah diluar konteks dari value investing dan lebih seperti melakukan perjudian. Kalau terjual berarti saya untung, kalau tidak terjual berarti saya rugi dan anggap uang itu hilang semua.

Yang saya lakukan cuma memasang GTC setiap bulan untuk saham DEWA tersebut sampai menemukan apakah ada pihak pemberani yang membeli saham tersebut di harga 50 (pasar reguler). Kalau sudah merasa bosan menyimpan karena tidak laku terjual ya berarti saya akan memasang iklan jual di pasar nego dengan harga <50. Kalau itu tidak laku juga, ya mungkin saya minta tolong ke sekuritas untuk saham tersebut dicetak. Mungkin bisa jadi pajangan tembok yang bagus di ruang kerja saya. Harga yang tidak terlalu mahal bukan untuk hiasan tembok.

Jadi ini hanya artikel untuk menjelaskan bagaimana transaksi di pasar nego, saya harap kalian bisa bijaksana untuk melihat risiko besar dibalik strategi ini. Saya pribadi akan menyarankan untuk jangan menggunakan strategi ini dan memilih berinvestasi cara yang lebih aman dan nyaman. Walaupun benar, ada member stockbit yang memang terkenal jago menggunakan strategi ini dan berhasil mendulan profit yang bagus. Tapi saya mengakui tidak memiliki kualitas mental dan insting yang sama dengan member tersebut.

Ini bukanlah strategi investasi yang cocok untuk saya, semoga artikel ini tidak mengubah anda menjadi penjudi tetapi menambah pengetahuan anda untuk transaksi di pasar nego.

adsense
- Advertisement -

Follow Us:

Support us:

Latest articles

Tips Terbaik Investasi – Baru Beli Sudah Untung

"Tips investasi terbaik tersebut dirangkum dalam satu kalimat sederhana yaitu "Baru beli sudah untung" Sang pembicara mengajarkan bahwa banyak orang yang sulit membedakan antara investasi...

Rangkuman Belajar Value Investing Untuk Investor Saham Pemula

Cukup banyak pertanyaan yang masuk tentang bagaimana cara melakukan analisa laporan keuangan. Sebenarnya ini adalah topik paling awal yang saya tulis. Tetapi karena tanpa...

Tips Belajar Saham Bagi Investor Pemula – Kaitkan Dengan Uang

Pada tulisan kali ini saya ingin menulis secara ringan aja untuk sharing tips bagaimana investor pemula bisa belajar saham dengan lebih cepat. Saya harus bilang...

3 Kesalahan Yang Menyebabkan Terkena Value Trap

Ada satu pertanyaan yang menarik ke saya, yaitu bagaimana menghindari value trap? Melihat pertanyaan value trap artinya orang yang mengajukan pertanyaan ini sudah mengerti...

Related articles

3 Comments

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here