in

Mengubah Kekalahan Menjadi Kemenangan

Mengubah Kekalahan Menjadi Kemenangan di Saham
Mengubah Kekalahan Menjadi Kemenangan di Saham

Pada hari ini di salah satu group saham ada seorang trader yang menceritakan kisahnya nyangkut di harga pucuk pada suatu saham kekinian. Berdasarkan profilenya yang sudah tiga tahun pengalaman di pasar modal dan beberapa kalimat yang dilontarkan harusnya orang ini sudah memiliki pengalaman dan pengetahuan.

Dia ada bilang bahwa sebelumnya dia memiliki trading plan dan berhasil mendapatkan profit konsisten di bulan – bulan sebelumnya. Tetapi entah kenapa, karena terpengaruh satu influencer maka bisa dibilang dia All-In di satu saham. Alkisah saat ini nyangkut dan mengalami floating loss.

Ketika mencapai di posisi tersebut, maka tentu akan muncul kebingungan apa yang harus dilakukan?

Apakah harus cut loss? Bagaimana jika setelah cut loss ternyata harga saham malah lompat naik tinggi?

Apakah harus hold? Bagaimana jika harga saham terus turun tanpa mengijinkan kita keluar walau sudah set order di ARB?

Semua pilihan memiliki sisi dilematis tersendiri. Apalagi secara chart (karena dia adalah trader) saham ini sudah sulit untuk dibaca.

Saya menghindari untuk memberikan pendapat berdasarkan analisa teknikal, karena saya rasa di group itu banyak yang lebih ahli dibandingkan saya juga dan saya juga telah meninggalkan analisa teknikal dalam keseharian saya di pasar saham.

Tetapi didalam tulisan ini, saya mau mencoba membuat pendapat saya untuk kasus yang dihadapi orang tersebut. Karena saya yakin, banyak orang yang mengalami hal yang sama saat ini.

Ini adalah 5 langkah menurut saya untuk mengubah kekalahan menjadi kemenangan:

Langkah 1 – Mengakui Kesalahan Yang Kita Lakukan

Ada hal yang saya kagumi dari orang ini. Dia berani mengakui bahwa dia melakukan kesalahan tuk berani all-in di saham tersebut tanpa analisa, tanpa trading plan, hanya terbuai pesona sang influencer.

Ketika beberapa orang mengarahkan dia untuk berpikir negatif tentang si influencer tersebut, orang ini bilang bahwa ini pure kesalahan yang dia lakukan. Sebuah kedewasaan yang sangat tinggi ditunjukkan oleh orang tersebut.

Karena saya yakin, mayoritas orang yang tergabung dalam pasukan pucuk sedang mengutuki sang influencer penuh pesona tersebut.

Mengakui kesalahan membuat kita belajar apa kesalahan yang kita lakukan. Membuat kita mengetahui apa yang tidak boleh kita lakukan agar tidak mengulang kesalahan yang sama.

Jika anda melanggar lalu lintas, maka anda harus membayar uang tilang. Jika anda ugal-ugalan di lalu lintas, mungkin anda harus membayar biaya rumah sakit dan layanan bengkel. Selalu ada harga yang harus dilakukan dari kesalahan yang kita lakukan.

Harga kesalahan yang harus dilakukan didalam pasar modal adalah angka cut loss dan juga biaya bunga margin yang harus anda bayarkan jika anda pemain margin.

Langkah 2 – Membuat Keputusan Rencana Apa Yang Harus Diambil

Misalkan saja orang ini menggunakan uang modal 100 juta rupiah. Saat ini nyangkut dan mengalami floating loss -15%. Artinya dia saat ini mengalami floating loss 15 juta rupiah.

Tentu itu bukan angka yang sedikit, uang segitu bisa membuat anda membeli sebuah handphone terbaru dengan kualitas terbaik di pasaran saat ini. Tetapi karena sudah terlanjur terjadi, maka kita harus berani ambil keputusan apa yang harus kita lakukan.

Keputusan pertama – Pasang posisi cut loss di harga ARB pada hari perdagangan berikutnya. Yang artinya anda akan kehilangan uang sejumlah 21% atau 21 juta rupiah.

Keputusan kedua – Pasang posisi cut loss jika terjadi 2x ARB pada 2 hari perdagangan berikutnya. Yang artinya anda akan kehilangan uang sejumlah 31% atau 31 juta rupiah.

Keputusan ketiga – Hold saham tersebut, berharap semua masih banyak sahabat-sahabat kita yang mau berbaik hati membeli saham anda lebih mahal lagi. Yang artinya jika gagal, kerugian yang harus dialami bisa sangat besar karena tanpa batas. Satu sisi, perusahaan tersebut bisa jadi memberikan dividend dan mungkin saja akan ada momentum harga saham itu dinaikkan kembali.

Setiap keputusan ada risiko yang dihadapi. Tentu tidak ada keputusan yang mudah untuk anda ambil. Jika anda tanya saya, sejujurnya saya akan suggest untuk keputusan pertama.

Setelah anda take action ambil keputusan dan ternyata market bergerak kurang ajar berlawanan dengan keputusan yang anda ambil maka setidaknya anda sudah menuruti strategi yang anda buat.

Langkah 3 – Menenangkan Psikologis Anda

Saya rasa orang ini bukanlah trader pemula. Dia sudah memiliki pengalaman dan pengetahuan bagaimana melakukan trading. Tetapi satu kesalahan menghilangkan semua profit yang didapatkan selama ini.

Saya pernah menceritakan kisah saya ketika masih menjadi trader dengan trading di saham ADRO, dimana waktu itu bisa dibilang kondisinya harga saham tersebut lagi tinggi. Bedanya saya masuk ketika sudah turun begitu dalam.

Keyakinan saya untuk masuk di saham bagus yang sudah jatuh dalam itu membuat saya berani all-in. Singkat cerita saya mengalami kerugian besar dari satu transaksi tersebut.

Muncul penolakan dari diri saya untuk mengakui kesalahan saya saat itu sehingga floating loss menjadi bertambah besar. Satu transaksi kekalahan bodoh yang saya lakukan menghilangkan semua keuntungan yang saya dapatkan dalam satu transaksi saja.

Apa yang terjadi setelah itu? Psikologi saya rusak. Saya menjadi terburu-buru dalam menentukan keputusan untuk trading. Saya kehilangan kesabaran untuk menunggu transaksi minimum 2R saya. Saya ingin terburu-buru menghasilkan profit kembali untuk mengembalikan kerugian saya.

Baca juga : Teknik 2R – Rahasia Profit Konsisten Trader Profesional

Singkat cerita, setelah kekalahan saya dari trading di ADRO tersebut saya meraih prestasi luar biasa yang saya jarang raih. Saya mengalami kekalahan 10x transaksinya berurutan. Masih terbayang warna-warna merah yang begitu panjang didalam jurnal trading saya saat itu.

Kekalahan dalam jumlah besar pasti merusak psikologis anda, siapapun anda dan seberapa lamapun anda di pasar modal. Trader dengan psikologis dalam kondisi rusak sama dengan pemain sepakbola yang bertanding di lapangan dengan menggunakan gips di kakinya karena sedang cedera.

Beristirahatlah dulu dari pasar saham setelah anda realisasikan kerugian anda. Jangan buka aplikasi saham anda. Jangan baca berita apapun tentang ekonomi atau saham. Lupakan dunia itu sejenak.

Kapan anda bisa kembali beraksi? Sampai anda bisa bilang ya sudahlah anggap saya handphone / motor / mobil saya digondol maling. Musibah tersebut bisa saja terjadi pada anda bukan?

Tentu tidak ada yang mau mengalami musibah tersebut. Tetapi itu hal yang sebenarnya bisa terjadi pada anda. Yang anda bisa lakukan cuma ikhlas. ketika anda sudah bisa ikhlas silahkan kembali ke market. Jika belum, saran saya beristirahatlah sejenak sebelum anda kehilangan uang lebih besar lagi.

Langkah 4 – Kembali Mengumpulkan Kemenangan Konsisten

Kembalilah pada teknik trading / investasi yang menjadi andalan anda yang memang menghasilkan kemenangan konsisten pada anda. Disiplinlah pada hal tersebut. Ingat pelajaran yang baru anda petik.

Tidak menyenangkan bukan mengalami kekalahan seperti itu? Maka jangan ulang kesalahan yang sama kembali.

Jika ternyata keputusan pertama yang diambil, maka orang tersebut kehilangan 21 juta rupiah dan masih menyisahkan uang senilai 79 juta rupiah.

Andaikata dia memiliki money management yang benar dengan target kehilangan uang maksimal 1% dari total modal maka budget cut loss anda senilai 790.000 rupiah.

Andaikata dalam setiap transaksi trading, memiliki target cut loss 5% maka angka cut loss 5% anda adalah senilai 790.000. Sehingga anda akan mendapatkan dalam satu transaksi anda bisa melakukan satu transaksi senilai 15.8 juta rupiah.

Jika target profit anda adalah 10% maka dari satu transaksi anda akan meraih profit 1.5 juta rupiah. Mari kita buat simulasi dengan win rate 70%, yang berarti anda akan kalah 3x dari tiap 10 transaksi.

Simulasi Trading Plan Saham
Simulasi Trading Plan Saham

Jika melihat pada table yang saya berikan diatas, maka anda akan mengembalikan semua kekalahan anda setelah melakukan 23 atau 24 transaksi dengan win rate 70%.

Saya rasa untuk trader aktif, 23 atau 24 transaksi adalah sesuatu yang akan tercapai dalam waktu 1-3 bulan.

Jadi keputusan pahit yang harus anda ambil saat ini, jika anda mengambil kembali ke rute yang tepat maka bisa anda balikan jadi kemenangan dalam 3 bulan mendatang.

Tapi 3 bulan itu lama, saya maunya 3 hari kedepan dah balikin semua kekalahan saya. Gimana caranya?

Cubit pipimu sambil cek jangan-jangan anda lagi mimpi. Tanpa berjudi anda tidak akan bisa melakukan hal tersebut. Tapi risiko dari berjudi adalah anda kehilangan lebih besar lagi.

Setan hanya mempermudah penjudi untuk menang di awal karena mereka mau menggoda anda menjadi kecanduan judi. Tapi jika anda sudah terpuruk, ngapain lagi digodain setan. Memang bener-bener SETAN.

Follow me on:

What do you think?

Written by Thowilz

Saya adalah seorang value investor yang memiliki passion untuk mengajarkan teknik value investing kepada investor lainnya. Anda dapat membaca tulisan saya di stockbit (@thowilz), instagram, dan social media investorsaham.id lainnya.

Comments

Leave a Reply

11 Pings & Trackbacks

  1. Pingback:

  2. Pingback:

  3. Pingback:

  4. Pingback:

  5. Pingback:

  6. Pingback:

  7. Pingback:

  8. Pingback:

  9. Pingback:

  10. Pingback:

  11. Pingback:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…

0