Mohon Maaf, Saya Tidak Berminat Unit Link.

Mohon Maaf Saya Tidak Berminat Unit Link

Judul tulisan ini adalah kalimat yang selalu saya keluarkan ketika ada agent insurance yang menawarkan unit link kepada saya.

Apakah saya pernah investasi di unit link? Jawabannya ya di tahun 2010. Saya memutuskan menghentikan investasi unit link saya di akhir tahun 2011.

Sebelum saya menjelaskan kenapa saya tidak berminat unit link, maka saya menjelaskan tentang produk asuransi terlebih dahulu.

Jenis Produk Asuransi

Produk asuransi sebenarnya cuma ada 3 kategori:

  1. Asuransi jiwa – Nasabah meninggal maka pewaris akan mendapatkan uang pertanggungan.
  2. Asuransi kesehatan – Nasabah sakit maka biaya berobat akan digantikan sesuai ketentuan yang berlaku.
  3. Anuitas – Nasabah akan mendapatkan fixed return sesuai perhitungan dan ketentuan yang ditentukan.

Umumnya produk di poin 3 (anuitas) bukan produk yang diminati oleh market. Bahkan mungkin banyak orang masih tidak tahu apa itu anuitas. Karena saya tidak merasa anuitas sebagai instrumen investasi yang menarik maka saya tidak akan bahas lebih lanjut.

Seperti yang kita tahu, paling banyak produk asuransi yang ditawarkan kepada kita adalah unit link. Tapi uniknya unit link tidak termasuk jenis produk asuransi yang saya jelaskan diatas.

Apa Itu Unit Link?

Jika saya tanya apa produk yang dijual oleh KFC? maka jawabannya adalah Hot Crispy Chicken, Original Fried Chicken, French fries, dan lain – lain.

Jika saya tanya menu apa yang paling sering kalian pesan di KFC? maka kemungkinan besar jawabannya adalah paket super besar 1 atau paket super besar 2.

Unit link ini sama dengan paket super besar 1 ataupun paket super besar 2. Unit link adalah menu paket yang ditawarkan perusahaan asuransi kepada kita.

- Advertisement -

Ketika kita membeli unit link maka kita mendapatkan produk asuransi jiwa, asuransi kesehatan dan reksadana untuk investasi. Dibanding menjual produk satu per satu kepada kalian, perusahaan asuransi mengemas produk – produk mereka menjadi satu produk bernama unit link.

Kenapa Saya Tidak Merekomendasikan Unit Link?

Saya sangat setuju dengan konsep setiap orang harus memiliki asuransi, terutama yang menjadi tulang punggung keluarga.

Dan kebanyakan orang tidak mengerti apa itu asuransi. Sehingga jika ditawarkan sebuah paket asuransi lengkap mungkin terlihat menarik, karena tidak perlu pusing lagi untuk memikirkan asuransi mana yang tepat untuk kita.

Tapi jika saya tanyakan kepada kalian pertanyaan seperti ini:

  • 1 Dada ayam seharga 20 ribu, Coca cola 10 ribu dan Nasi putih 8 ribu. Jika membeli ala carte (satuan) maka total yang anda bayarkan adalah 38 ribu rupiah.
  • Menu yang sama anda bisa dapatkan secara paket dengan harga 30 ribu rupiah.

Jika anda mau memakan itu semua, pilihan mana yang akan anda pilih? Tentu pilihan kedua (paket), dimana kita bisa mendapatkan yang sama persis dengan harga lebih murah.

Tapi jika harga paket tersebut dijual dengan harga 50 ribu rupiah, mana yang akan anda pilih? Tentu dengan menggunakan logika yang sehat kita akan memilih membeli yang ala carte (satuan).

Unit link secara garis besar adalah seperti membeli paket tapi dengan harga yang lebih mahal dibanding beli satuan. Mari saya jelaskan lebih detail kenapa bisa seperti itu.

Cerita Saya dan Unit Link

Pada tahun 2010, saya mengambil unit link dengan premi sebesar 1 juta / bulan. Saat itu saya baru satu tahun bekerja jadi masih terbilang usia muda.

Agent insurancenya adalah teman saya sendiri. Dan kalimat paling indah yang saya dengar adalah setelah 10 tahun, kita tidak perlu membayar apapun lagi untuk unit link kita. 

Dengan pengetahuan yang kurang saat itu dan terbuai cukup bayar 10 tahun dan akan dicover terus hingga tua akhirnya saya setuju mengambil produk unit link tersebut.

Di tahun 2010 sedang mulai ramai orang yang menawarkan jasa personal finance. Dan saya sering membaca artikel di website mereka. Banyak dari mereka tidak setuju dengan unit link. Membuat saya penasaran ada apa dengan produk yang baru saya beli dengan membayar 1 juta / bulan itu.

adsense

Pengertian Yang Salah Tentang Unit Link

Lalu saya akhirnya mulai mengerti apa itu asuransi, ini poin penting yang saya dapatkan:

  1. Mau dikemas dalam bentuk apapun, asuransi itu memiliki yang namanya premi asuransi. Mau itu asuransi kesehatan ataupun asuransi jiwa pasti ada yang namanya premi. KPremi selalu bersifat hangus walaupun kita tidak mendapatkan manfaat apapun dari asuransi tersebut karena kita sehat.
  2. Konsep 10 tahun tidak perlu bayar premi lagi bukan berarti anda tidak membayar premi lagi setelah 10 tahun. Tetapi karena anda memiliki investasi reksadana di dalam produk unit link mereka. Maka harapannya adalah return investasi reksadana kalian bisa menutupi biaya premi asuransi kalian. 
  3. Apa yang terjadi jika hasil investasi dari reksadana kalian tidak bagus. Maka return investasi kalian tidak cukup dan kalian tetap harus menambahkan uang untuk membayar premi anda. Jika agent insurance anda memastikan seperti itu, maka silahkan minta ditambahkan point dipastikan tidak membayar premi lagi setelah 10 tahun. Saya yakin agent kalian tidak akan berani, karena logikanya seperti yang sudah saya jelaskan di point 2 dan 3.
  4. Tapi investasi dalam jangka panjang pasti akan naik. Saya setuju sekali dengan konsep itu. Tapi ada satu sisi yang paling tidak menyenangkan dari sebuah reksadana. Yaitu adanya biaya yang biasanya tidak disadari oleh para investornya. Ketika saya ikut unit link, total biaya per tahun ini sampai 4% per tahun.
  5. Ini berarti jika investasi anda meraih profit 20% maka profit kotor yang anda terima sebenarnya cuma 16%. Jika reksadana anda minus 30% seperti saat ini, artinya kerugian anda adalah -34%. Tidak peduli anda untung atau rugi anda akan membayar biaya tahunan untuk pengelolaan reksadana kalian.
  6. Jika menganggap 4% tidaklah besar, maka anda wajib membaca tulisan saya tentang teknik investasi ala albert einstein. Anda akan menyadari dampak dari 1% untuk investasi anda. Percaya saya 4% adalah biaya yang sangat besar untuk investasi anda.

Hal Paling Menyeramkan Dalam Unit Link

Hal paling menyeramkan dalam unit link, justru di produk investasinya. Produk investasi yang seharusnya menjamin masa depan kita justru menjadi faktor yang paling menyeramkan dari produk ini.

Saya sudah tidak mengikuti perkembangan unit link di saat sekarang. Saya akan jelaskan sesuai dengan skema yang saya dulu ikuti.

Yang paling menyeramkan adalah dana yang dialokasikan tidak diinvestasikan seluruhnya ke investasi kita dalam 5 tahun pertama. Mungkn jaman sekarang sudah lebih singkat tidak sampai 5 tahun. Maka simulasinya adalah sebagai berikut:

  • Premi unit link saya sebesar 1 juta rupiah, dimana 500 ribu rupiah dialokasikan untuk asuransi dan 500 ribu rupiah lainnya dialokasikan untuk investasi.
  • Artinya uang yang anda keluarkan untuk unit link ini adalah:
    • Total biaya unit link: 12 juta rupiah per tahun.
    • Total dana investasi :6 juta rupiah per tahun.
    • Total premi asuransi :6 juta rupiah per tahun.

Pembahasan Sisi Investasi

Saya akan membahas sisi investasi terlebih dahulu:

    • Tahun pertama – 100% dana investasi digunakan untuk biaya pengelolaan. Ini berarti total modal akhir investasi saya di unit link tersebut adalah nol rupiah.
    • Tahun kedua –  80% dana investasi digunakan untuk biaya pengelolaan. Ini berarti total modal yang dimasukkan kedalam investasi saya di unit link tersebut adalah 1,2 juta rupiah. (20% dari  6 juta rupiah). Mari kita berasumsi manajer investasi mereka sungguh hebat dan bisa menghasilkan return 30% per tahun. Sehingga modal akhir tahun kedua menjadi 1,56 juta rupiah.
    • Tahun ketiga – 60% dana investasi digunakan untuk biaya pengelolaan. Ini berarti total modal yang dimasukkan kedalam investasi saya di unit link tersebut adalah 2,4 juta. Sehingga total modal saya diakumulasi dengan tahun sebelumnya menjadi  3,96 juta rupiah. Dan jika berhasil kembali menghasilkan return 30% maka modal akhir saya menjadi 5,14 juta rupiah.
    • Tahun keempat – 40% dana investasi digunakan untuk biaya pengelolaan. Ini berarti total modal yang dimasukkan kedalam investasi saya di unit link tersebut adalah  3,6 juta rupiah. Sehingga total modal saya diakumulasi dengan tahun sebelumnya menjadi 8,75 juta rupiah. Dan jika berhasil menghasilkan return 30% maka modal akhir saya menjadi 11,37 juta rupiah
    • Tahun kelima – 20% dana investasi digunakan untuk biaya pengelolaan. Ini berarti total modal yang dimasukkan kedalam investasi saya di unit link tersebut adalah 4,8 juta rupiah. Sehingga total modal saya diakumulasi dengan tahun sebelumnya menjadi 16,17 juta rupiah. Dan jika berhasil menghasilkan return 30% maka modal akhir saya menjadi 21,02 juta rupiah.

Hasil Simulasi Investasi Unit Link

    • Nilai total uang yang saya alokasikan untuk investasi dalam 5 tahun adalah 30 juta rupiah.
    • Berapa hasil akhir investasi saya dengan tingkat return 30% per tahun (dan saya belum hitung dengan biaya pengelolaan kisaran 4% yang sudah saya jelaskan diatas). Maka modal akhir investasi saya adalah 21 juta.
    • Walaupun investasi saya menghasilkan return 30% per tahun. Tetapi saya kehilangan 30% dari total investasi saya dalam 5 tahun pertama. Bukan permulaan yang baik bukan.
Simulasi Unit Link
Simulasi Unit Link
  • Jadi ya biaya pengelolaan investasi (dimana ini diluar management fee 4% yang saya jelaskan diatas) adalah komponen paling menyeramkan. Digunakan untuk apa biaya pengelolaan itu? Betul sekali jawabannya adalah untuk komisi team penjualan. Ini kenapa banyak teman kita bisa mendapatkan liburan indah jika mencapai target.
  • Saya lebih suka mentraktir teman saya makan mewah sesekali dibandingkan harus membayar biaya konyol ini.

Keajaiban Matematika

Saya akan menjelaskan keajaiban matematika yang sering digunakan oleh para penjual produk keuangan.

Saya akan memberikan sedikit simulasi sederhana agar mudah dimengerti.

  • Return investasi tahun pertama +30%
  • Return investasi tahun kedua -50%
  • Return investasi tahun ketiga +50%
  • Return investasi tahun keempat +50%
  • Jika kita totalkan semua return investasi maka kita dapatkan 80%. Dan karena ini 4 tahun investasi maka tidak salah jika dibilang bahwa return investasi kami rata – rata di angka 20% (80% / 4 tahun).
  • Tapi mari lihat tabel dibawah ini
    Keaiaiban Matematikaa
      Keajaiban Matematika
  • Jika kita lihat di simulasi di tabel yang saya lampirkan. Kita akan melihat modal awal dari 10 juta rupiah menjadi modal akhir 14 juta rupiah. Itu artinya return 46% per tahun. Atau jika kita bagi 4 tahun menjadi 11,5% per tahun.
  • Mari kita buat simulasi berapa hasil return 20% sesungguhnya.
    Simulasi Return 20%
    Simulasi Return 20%
  • Kita bisa melihat jumlah perbedaan yang cukup signifikan. Jadi ada baiknya hati – hati dalam mencerna berapa ekspektasi return yang ditawarkan kepada anda. Karena bisa jadi itu berbeda dengan yang anda bayangkan. Inilah keajaiban matematika sederhana.

Siapa Yang Perlu Punya Investasi?

Hal yang paling unik dari yang saya temui dari orang membeli asuransi adalah mereka tidak mengerti kenapa mereka membeli asuransi.

Mereka membeli asuransi lebih karena mereka ikut trend orang bijak harus punya asuransi. 

- Advertisement -

Mari kita bahas kenapa dan siapa yang butuh beli asuransi

Asuransi Jiwa

Tujuan dari membeli asuransi jiwa adalah jika seseorang meninggal, maka orang yang ditinggalkan mendapatkan uang pertanggungan asuransi.

Apa tujuan dari uang pertanggungan? Jika anda sebagai tulang punggung keluarga meninggal. Maka keluarga yang ditinggalkan masih memiliki sejumlah uang untuk membuat keadaan ekonomi stabil. Anda sebagai orang yang memberikan penghasilan utama bagi keluarga meninggal, maka keluarga anda butuh bertahan hidup sampai bisa memiliki kondisi ekonomi yang stabil.

Berikan keluarga anda 1-2 tahun waktu untuk membuat kondisi ekonomi stabil. Artinya uang pertanggungan yang harus disediakan berjumlah 1-2 tahun dari biaya hidup keluarga anda.

Siapa yang harus punya asuransi jiwa? Jawabannya adalah orang yang menjadi tulang punggung keluarga anda.

Jika anda sebagai tulang punggung keluarga memiliki anak dan istri. Maka menurut saya tidak perlu memasukkan anak dan istri anda kedalam asuransi jiwa. Mohon maaf, anda tidak mengharapkan mendapatkan uang dari uang pertanggungan jika anak ataupun istri anda meninggal. Dan tanpa ada uang pertanggungan itu anda tetap memiliki kondisi ekonomi yang stabil karena anda tulang punggung keluarga.

Jadi buatlah asuransi jiwa, jika anda merasa anda butuh meninggalkan sejumlah uang untuk orang yang anda cintai untuk membuat kondisi ekonominya stabil.

Asuransi Kesehatan

Asuransi kesehatan ini sangat penting. Bagi saya siapapun perlu memiliki asuransi kesehatan ini. Karena kita tidak tahu kondisi apa yang bisa terjadi pada kita. 

Jadi saya menyarankan untuk semua anggota keluarga kita memiliki asuransi kesehatan.

Perbandingan Unit Link dengan Asuransi Yang Saya Punya Saat ini

Unit Link

Seperti yang sudah saya sounding, saya ikut unit link 1 juta per bulan. Dimana untuk premi asuransi 50% dan investasi 50%.

Unit link saya memberikan uang pertanggungan sekitar 150 juta rupiah dan biaya rumah sakit per malam sebesar 750 ribu rupiah.

Dan seperti yang sudah saya jelaskan panjang diatas tentang skema investasi unit link. Tentu bukan hal yang bisa saya harapkan.

Asuransi Yang Saya Milik Saat Ini

Saya tidak menyebutkan produk, karena ini bukan artikel sponsor. Tetapi secara konsep saya membeli asuransi kesehatan dan asuransi jiwa secara terpisah.

Asuransi jiwa saya memiliki premi sebesar 500 ribu per bulan dan memiliki uang pertanggungan sebesar 2,5 miliar rupiah.

Asuransi kesehatan saya memiliki premi sebesar 400 ribu per bulan dan memiliki biaya rumah sakit per malam sebesar 1,5 juta rupiah.

Hasil Perbandingan

Wajar jika asuransi saya saat ini memiliki benefit yang lebih tinggi dibandingkan unit link. Akan tetap perbedaan benefitnya sangat jauh.

  • Total biaya premi unit link : 500 ribu per bulan
  • Total asuransi saat ini : 900 ribu per bulan.

Tapi dengan biaya ini maka:

  • Uang pertanggungan asuransi jiwa dari 150 juta menjadi 2,5 miliar rupiah
  • Biaya rumah sakit per malam dari 750 ribu menjadi 1,5 juta rupiah per malam.

Kesimpulan

Saya tidak anti asuransi. Bahkan menurut saya asuransi sangat penting. Tapi saya tidak bisa memberikan rekomendasi unit link sebagai pilihan produk asuransi yang tepat untuk anda.

Saya lebih menganjurkan untuk mengambil asuransi jiwa dan kesehatan secara terpisah. Karena kalian akan mendapatkan benefit yang lebih bagus dengan biaya yang sama dibandingkan dengan apa yang bisa kita dapatkan dari unit link.

Pilih produk asuransi sesuai dengan kebutuhan, karena asuransi adalah biaya yang akan kalian bayar dalam jangka panjang.

Asuransi kesehatan menurut saya wajib dimiliki oleh setiap anggota keluarga kita. Akan tetapi tidak perlu semua  orang memiliki asuransi jiwa.

Menurut saya cukup orang yang menjadi tulang punggung keluarga yang perlu membeli asuransi jiwa.

- Advertisement -

Follow Us:

Support us:

Latest articles

Tips Terbaik Investasi – Baru Beli Sudah Untung

"Tips investasi terbaik tersebut dirangkum dalam satu kalimat sederhana yaitu "Baru beli sudah untung" Sang pembicara mengajarkan bahwa banyak orang yang sulit membedakan antara investasi...

Rangkuman Belajar Value Investing Untuk Investor Saham Pemula

Cukup banyak pertanyaan yang masuk tentang bagaimana cara melakukan analisa laporan keuangan. Sebenarnya ini adalah topik paling awal yang saya tulis. Tetapi karena tanpa...

Tips Belajar Saham Bagi Investor Pemula – Kaitkan Dengan Uang

Pada tulisan kali ini saya ingin menulis secara ringan aja untuk sharing tips bagaimana investor pemula bisa belajar saham dengan lebih cepat. Saya harus bilang...

3 Kesalahan Yang Menyebabkan Terkena Value Trap

Ada satu pertanyaan yang menarik ke saya, yaitu bagaimana menghindari value trap? Melihat pertanyaan value trap artinya orang yang mengajukan pertanyaan ini sudah mengerti...

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here