Investasi Saham = Pertandingan Marathon

Investasi saham itu sama dengan pertandingan lari marathon dibandingkan dengan pertandingan sprint.

Stamina lebih penting dibandingkan kecepatan itu sendiri. Tapi jika anda memiliki stamina yang baik dan kecepatan yang baik tentu itu jauh lebih baik lagi.

Stamina disini adalah analogi dari berapa lama investor tersebut untuk bisa konsisten menumbuhkan modalnya di pasar saham.

Kecepatan disini adalah analogi dari seberapa cepat investor tersebut bisa merealisasikan target profitnya.

Banyak orang yang fokus meningkatkan kecepatan. Jika kita penggemar sepak bola, tentu kita tahu beberapa atlet sepakbola yang memiliki kecepatan luar biasa seperti Michael Ower ataupun Ronaldo Nazario (Brazil) harus cepat kehilangan masa jayanya karena tidak memiliki daya tahan yang cukup kuat.

Tidak semua orang yang memiliki kecepatan yang luar biasa juga memiliki daya tahan luar biasa seperti Cristiano Ronaldo. Tapi jika anda memang memiliki kedua hal tersebut maka anda menjadi Cristiano Ronaldo di pasar saham. Tapi jika anda tidak memiliki kecepatan yang tinggi layaknya Cristiano Ronaldo tapi memiliki daya tahan luar biasa seperti Gatusso (Itali) maka anda juga akan meraih prestasi yang luar biasa.

Sejarah Marathon

Marathon adalah nama sebuah daerah, pada tahun 490 SM terjadi pertempuran antara Yunani dengan Persia di teluk Marathon. Pertempuran ini akhirnya dimenangkan oleh Yunani.

Setelah itu, tentara Yunani mengirimkan seorang utusan bernama Pheidippides untuk mengirimkan berita kemenangan ini ke Athena. Pheidippides berlari tanpa henti dari teluk marathon menuju Athena untuk mengabarkan berita kemenangan ini.

- Advertisement -

Namun sayangnya, Phedippides meninggal karena kelelahan. Demi menghormati dia, maka dibuatlah sebuah perlombahan lari marathon. Sumber : https://www.indozone.id/fakta-dan-mitos/zoskDk/sejarah-maraton-dari-seorang-pembawa-kemenangan-yunani/read-all

Persiapan Pelari Marathon

Lari marathon sungguh melelahkan, anda berlari 42KM menuju garis finish. Sehingga seorang pelari marathon butuh melakukan persiapan untuk mengikuti perlombaan lari marathon ini.

Salah satu kunci untuk lari marathon adalah menambahkan jarak latihan lari anda dari setiap minggunya. Dan umumnya orang berlari 4-5 hari per minggu selama minimal 3 bulan sebelum pertandingan lari marathon.

Para pelari benar-benar menjaga kesehatan, pola makan, dan disiplin latihan untuk sekedar mencapai satu tujuan. Mencapai garis finish di pertandingan lari marathon.

Persamaan Lari Marathon Dengan Investasi Saham

Tujuan investasi saham umumnya adalah mempersiapkan rencana pensiun. Tapi tujuan paling utamanya adalah mempercepat kita bisa meraih kebebasan finansial.

Untuk mempersiapkan rencana pensiun dan kebebasan finansial sayangnya hampir sulit terjadi anda membutuhkan waktu 1-5 tahun. Anda umumnya membutuhkan waktu lebih lama dari itu, bisa belasan sampai puluhan tahun.

Tantangan paling sulit yang dihadapi oleh seorang investor adalah:

  • Berapa lama dia bisa berinvestasi di pasar saham? Saya rasa 50% orang yang baru masuk di pasar saham tidak sampai 3 tahun dia akan pensiun dari pasar saham. Bukan karena dia mendapatkan banyak uang dari pasar saham, tetapi justru karena trauma kehilangan uang di pasar saham.
  • Bagaimana konsistensi anda menumbuhkan uang di pasar saham? 50% orang sisanya biasanya tetap bertahan di pasar saham setelah 3 tahun. Tapi sayangnya mayoritas mungkin tidak berhasil menumbuhkan uangnya, secara total mereka hanya meraih keuntungan kecil ataupun malah mengalami kerugian. Tapi mereka masih tetap keras kepala mau bertahan di pasar saham. Saya adalah salah satu contoh orang didalam kategori ini. Ketika awal berinvestasi saham, beberapa bulan awal meraih keuntungan adalah hal mudah. tapi setelah beberapa tahun justru saya malah mengalami hasil akhir rugi.

Metamoforsis Investor Saham

Saya memiliki group whatsapp dengan sahabat – sahabat saya ketika di bangku kuliah. Hari jumat lalu, salah seorang di group whatsapp yang tahu saya suka sharing content di stockbit meminta saya untuk bikin video conference mengajarkan berinvestasi saham.

Awal cerita seorang teman saya membagikan sinyal trading profit untuk trading saham BBRI di 3200 dari salah satu group premium selasa kemarin. Betapa kagetnya saya, jika untuk tujuan trading (jangka pendek) membeli sebuah saham yang sudah naik 50% dalam waktu 3 minggu. Kalau untuk investing sih saya ga masalah, karena hanya untuk lewating 3800 untuk jangka menengah (bulanan or 1 tahun) bukan hal yang sulit menurut saya. Tapi untuk untuk trading harian, mengambil BBRI di 3200 sebuah pertaruhan yang sungguh berisiko.

Lalu saya memberikan sebuah rekomendasi saham perusahaan untuk trading. Singkat cerita BBRI tidak mampu perkasa cukup lama dan akhirnya minggu ini tutup dibawah 3200. Sedangkan saham yang saya rekomendasikan jumat lalu sudah naik lebih dari 20% dan belum ada tanda akan berhenti naik di minggu depan.

Singkat cerita jumat kemarin teman saya meminta saya menerangkan kenapa saya yakin saham tersebut akan naik, bahkan setelah naik 25% lebih saya tetap masih terlihat tenang tidak mau melepas saham tersebut. Karena saya yakin taking profit 40% sesuatu yang wajar dari trading di saham tersebut.

Awalnya saya menolak untuk mengajarkan cara trading saya, karena walaupun saya sudah menerangkan semua langkah demi langkah dengan terperinci. Tidak akan banyak orang yang bisa mengikuti dengan disipilin. Didalam trading, anda langgar satu trading rule anda, biasa akan dihukum oleh pasar.

Saya mencoba menjelaskan enaknya investing dibandingkan trading. Tapi teman-teman di group WA kuliah saya tetap meminta untuk diajarkan trading. Memang sulit untuk menyebarkan ilmu investing. Ini dia tahap – tahap seorang investor saham:

Trader

Mayoritas investor saham pasti berkeinginan menjadi seorang trader saham, termasuk  teman-teman kuliah saya. Investasi saham layaknya mencari uang tambahan untuk tambahan uang bersenang – senang. Ada juga yang bermimpi menjadi cepat kaya dari trading saham.

Trading saham memang menguntungkan, yang menjadi masalah adalah seberapa konsisten anda disiplin menjadi seorang trader saham. Bisa disiplin 2-3 bulan bukanlah hal sulit. Tapi tetap disiplin 2-3 tahun kedepan akan menjadi sebuah tantangan. Apalagi 20 tahun kedepan. Jika anda kehilangan kedisplinan anda sebagai seorang trader biasanya akan diikuti dengan kehilangan uang anda.

Tantangan besar berikutnya adalah seberapa besar anda berani menginvestasikan uang anda untuk trading. Ketika anda trading dengan modal 10 rupiah dan anda cut loss 10% atau cut loss 1 juta rupiah mungkin tidak menjadi masalah yang besar untuk psikologi anda.

Tapi seiring waktu modal investasi anda akan naik, misalkan menjadi 100 juta rupiah. Ketika anda cut loss 10% atau senilai 10 juta rupiah mungkin ini akan menjadi masalah yang besar untuk psikologi anda. Bagaimana jika modal investasi anda bertambah terus hingga miliaran rupiah?

Sehingga banyak trader yang akhirnya tidak berani menaikan modal tradingnya. Saya rasa kebanyakan trader pemula modal investasinya tidak lebih dari 100 juta, bukan karena mereka tidak punya uangnya tapi karena mereka tidak berani.

Andaikata anda seorang trader hebat, dari 100 juta itu anda mendapatkan return 30% pertahun. Ini berarti profit 30 juta pertahun. Atau kurang dari 3 juta perbulan. Saya tidak tahu apakah ini angka yang worthed untuk anda setelah mengorbankan 2-3 jam sehari untuk mengerjakan pekerjaan rumah anda sebagai seorang trader 5 hari seminggu.

Farmer

- Advertisement -

Kategori investor masuk kedalam kategori ini. Saya lihat sangat jarang investor pemula yang langsung menjadi investor di tahap ini. Seorang farmer layaknya petani yang menanam benih, dan akan panen ketika sudah waktunya.

Waktu panen ini bisa berbeda – beda, tapi kalau anda panen tanaman biasanya makan waktu bulanan hingga tahunan bahkan puluhan tahun. Seorang farmer memiliki estimasi waktu yang logis kapan sahamnya bisa dipanen.

Saya pribadi masih didalam kategori ini untuk saat ini.

Pengepul

Investor kelas kakap biasa tergolong di tahapan ini. Buat mereka angka capital gain tidaklah terlalu penting. Tujuan mereka lebih ingin menjadi pemegang saham pengendali untuk saham perusahaan yang dimiliki.

Buat mereka banyaknya jumlah saham yang mereka miliki adalah yang paling penting. Semakin banyak jumlah saham yang mereka miliki semakin mereka bisa mendapatkan kepastian untuk investasinya. Mereka bisa memberikan suara untuk keputusan yang berpengaruh terhadap keputusan perusahaan seperti memberikan target persentase dividen berapa yang harus diberikan oleh manajemen perusahaan di tahun depan. Mereka yang memiliki saham banyak juga bisa memiliki keleluasaan untuk menentukan pergerakan harga saham mereka di pasar.

Kalian mungkin bisa tahu siapa investor terkenal di Indonesia yang selalu suka koleksi saham yang sama terus. Mereka sudah masuk kedalam kategori ketiga ini.

Persiapan Marathon Investor Saham

Tentukan kedepannya anda mau menjadi apa. Apakah anda mau menjadi seorang trader / farmer / pengepul di pasar saham?

Semuanya bagus selama anda mendapatkan profit sesuai dengan yang anda inginkan. Semuanya bisa memberikan profit yang bagus selama anda memiliki sudah siap. Persiapan apa yang harus anda lakukan?

Persiapan Marathon Seorang Trader Saham

Ada 3 hal yang menurut saya harus dimiliki oleh seorang trader saham, yaitu:

Memiliki Money Management Yang Menjamin Keuntungan

Saya benar-benar miris ketika teman saya menunjukan jurnal trading dari group premium. Banyak dari trading sahamnya yang taking profit 3-5% tapi cut loss 7-10%.

Menurut saya ini sebuah perjudian yang jauh lebih buruk dibandingkan saya berjudi di Kasino. Jika anda bermain besar kecil di kasino, anda memasang 1 chip di angka besar maka kalau kalah anda kehilangan 1 chip yang sama. Tapi kalau anda menang anda tetap mendapatkan 1 chip yang sama.

Sedangkan di money management diatas, anda menang maka anda mendapatkan 0.5 chip dan kalau kalah anda kehilangan 1 chip.

Sungguh sebuah money management yang lebih berbahaya dari judi di kasino.

Jika ingin mengerti money management yang benar untuk trading maka anda bisa baca artikel teknik 2R.

Money management adalah syarat paling penting untuk anda bisa sukses dalam perlombaan marathon saham ini.

Waktu yang cukup untuk melakukan analisa dan monitoring

Sebagai seorang trader yang target keuntungan jangka pendek maka anda tentu harus lebih sering melakukan analisa.

Pastikan anda bisa mengalokasikan waktu 2 jam sehari untuk melakukan analisa dan setup posisi untuk esok hari. Anda juga perlu melakukan monitoring pergerakan market di tiga waktu, yaitu: Pembukaan market, jam istirahat dan satu jam menjelang penutupan market.

Jika anda tidak bisa memberikan alokasi waktu untuk kedua hal ini, maka ini sama seperti anda mau memiliki badan atletis / sexy tapi tidak mau berolahraga. Harapan anda cuma jadi imajinasi belaka.

Psikologi yang matang

Saham ini tampaknya akan berpotensi naik, tapi menurut itungan money management saya belum memenuhi standard risiko saya. Apa yang harus saya lakukan? jawaban bijaksana adalah jangan ambil transaksi itu, cari transaksi lain.

Ternyata setelahnya benar, harga saham tersebut melonjak naik tinggi. Maka akan timbul sebuah penyesalan kenapa kemarin tidak ambil transaksi tersebut.

Pengalaman ini membuat hati kebanyakan seorang trader menjadi panas, dan kemudian hari dia mulai menurunkan standard risiko dari aktifitas tradingnya. Tidak jarang ini menjadi titik awal kehancuran seorang trader.

Tidak mudah memiliki psikologi yang matang, bahkan jika anda seorang trader yang sudah sepuluh tahun. Fear and Greed adalah naluri alami manusia, dan hal ini menjadi challenge yang paling berat diatasi seorang trader.

Jika anda tidak memiliki psikologi yang dewasa / matang maka umumnya anda sulit sukses  sebagai seorang trader didalam marathon saham ini.

Persiapan Marathon Seorang Farmer Saham

Ada 3 hal yang perlu dipersiapkan oleh seorang farmer:

Memiliki Pengetahuan Yang Cukup

Jika anda berkebun sebuah tanaman, tetapi anda tidak memiliki pengetahuan bagaimana memilih dan menanam bibit tanaman dengan benar maka tanaman itu tidak akan menghasilkan buah.

Sama halnya dalam berinvestasi saham, anda harus memiliki pengetahuan yang benar untuk memilih bibit yang bagus.

Banyak investor memiliki pemahaman yang salah dalam memilih saham, seperti investasi saham di perusahaan bluechip yang bagus pasti naik dalam jangka panjang.

Tapi coba anda bayangkan jika anda berinvestasi pada HMSP di tahun 2018 harga sahamnya di kisaran 5000 dan pada maret 2020 harga saham sempat turun ke 1050. (penurunan 81% dalam waktu 2 tahun investasi).

HMSP jelas perusahaan yang bagus, Perusahaan ini bisa menghasilkan laba bersih 13.5 triliun rupiah pada tahun 2018. Pada tahun 2019, laba perusahaan ini masih bisa naik sedikit ke 13.7 triliun rupiah. Sungguh bukan hal yang jelek bukan.

Permasalahannya perusahaan ini di 2018 PER 31.8X dan PBV 12.2X. Setelah turun tajam, di 2019 pun PER masih di 17.8X dan PBV masih 6.85X. Perusahaan bluechip sangat bagus ini dihargai terlalu mahal oleh pasar.

Memiliki Psikologi Yang Matang

- Advertisement -

Investasi saham selalu diikuti fluktuasi harga. Harga bisa bergerak naik dan turun begitu tinggi. Ada investor yang menggunakan trailing stop ada investor yang anti cut loss. Tapi semua strategi jitu yang dibuat menjadi percuma jika tidak memiliki psikologi yang matang.

Pada bulan maret banyak orang yang mengaku investor saham, begitu ketar ketir hingga akhirnya cut loss padahal mereka mengaku mau berinvestasi jangka panjang. Padahal dari kemerosotan IHSG di maret 2020, IHSG sudah rebound secara “perlahan” hingga 30% dalam waktu 3 bulan.

Saya melihat investor tersebut cukup traumatis dan menganggap investasi saham berbahaya. Padahal dari harga saham yang dia infokan ke saya, dia ambil di harga cukup bagus. Dan kalau dia tidak jual saham dia, saat ini dia sedang floating profit dan bukan cut loss puluhan persen dari nominal transaksi yang besar.

Untuk bisa memiliki psikologi yang matang maka anda harus mengerti alasan kenapa anda membeli saham tersebut. Jika anda tahu mengapa perusahaan itu sedemikian menariknya sehingga anda pasti untung maka seharusnya anda tidak panik dengan penurunan saham yang tidak rasional itu.

Persiapan Marathon Seorang Pengepul

Seorang pengepul umumnya adalah investor kelas kakap, tentu dia sudah memiliki pengetahuan yang cukup dan psikologi yang matang untuk bisa sampai di tahap ini. Tapi tetap ada hal yang harus dia persiapkan, yaitu:

Dana Yang Besar

Investor dalam kategori pengepul ini umumnya pemain dalam jumlah besar. Uang puluhan miliar bahkan ratusan miliar bukan hal yang aneh untuk kategori investor ini.

Mencari Perusahaan Yang Bisa Anda Perbaiki Dan Sesuai Dengan Kapasitas Dana Anda

Jika dana investasi anda 10 miliar dan anda bilang anda adalah pengepul saham BBCA tentu merupakan sebuah statement yang tidak logis. Jumlah transaksi BBCA saja untuk kemarin bernilai 503 miliar rupiah. Uang 10 miliar tersebut tidak berarti banyak untuk bisa menggerakan saham perusahaan BBCA ini.

Tidak heran investor pengepul ini suka membeli saham yang market cap masih dibawah 1 triliun rupiah.

Tapi kan mereka belum menjadi pemegang saham pengendali? Betul sekali, makanya mereka akan terus mengumpulkan saham tersebut sampai suara mereka adalah suara yang berpengaruh didalam perusahaan tersebut.

Kesimpulan

Tidak ada yang salah dan benar terkait pilihan anda, apakah di masa depan anda mau menjadi seorang trader / investor / pengepul di pasar saham. Jika hasil akhirnya uang anda berlipat ganda maka artinya keputusan anda benar. Tapi jika anda kehilangan uang anda maka keputusan anda salah.

Jadi pilihlah anda mau menjadi kategori investor yang mana. Pastikan anda memenuhi persyaratan marathon yang harus dipenuhi. Karena investasi saham ini adalah perlombaan marathon dan bukan perlombaan lari sprint.

Semoga kita semua meraih keuntungan bagus di pasar saham apapun pilihan yang kalian pilih.

adsense
- Advertisement -

Follow Us:

Support us:

Latest articles

Tips Terbaik Investasi – Baru Beli Sudah Untung

"Tips investasi terbaik tersebut dirangkum dalam satu kalimat sederhana yaitu "Baru beli sudah untung" Sang pembicara mengajarkan bahwa banyak orang yang sulit membedakan antara investasi...

Rangkuman Belajar Value Investing Untuk Investor Saham Pemula

Cukup banyak pertanyaan yang masuk tentang bagaimana cara melakukan analisa laporan keuangan. Sebenarnya ini adalah topik paling awal yang saya tulis. Tetapi karena tanpa...

Tips Belajar Saham Bagi Investor Pemula – Kaitkan Dengan Uang

Pada tulisan kali ini saya ingin menulis secara ringan aja untuk sharing tips bagaimana investor pemula bisa belajar saham dengan lebih cepat. Saya harus bilang...

3 Kesalahan Yang Menyebabkan Terkena Value Trap

Ada satu pertanyaan yang menarik ke saya, yaitu bagaimana menghindari value trap? Melihat pertanyaan value trap artinya orang yang mengajukan pertanyaan ini sudah mengerti...

Related articles

4 Comments

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here