Tutorial Analisa Value Investing – Part 2 (Analisa Laporan Keuangan)

adsense

Untuk tutorial analisa value investing part 1 (screening dan menghitung valuasi) dapat di baca di postingan sebelumnya.

Baca juga : Tutorial Analisa Value Investing Part 1 (Screening & Valuasi)

Tahapan 3 – Melakukkan Analisa Laporan Tahunan

Perusahaan tentu akan tahu tantangan dan masalah apa yang dihadapi oleh perusahaan tersebut di tahun lalu dan tahun mendatang. Hal ini akan mereka tuliskan di dalam laporan tahunan (annual report). Sehingga tahapan selanjutnya dari tutorial analisa value investing ini adalah mebaca annual report.

Kita bisa melihat apakah manajemen perusahaan tersebut tipe yang mengumbar janji manis atau berpikir dengan logis. Saya lebih memilih berinvestasi ke manajemen perusahaan yang tipe kedua yaitu berpikir dengan logis.

Jangan terlalu panik, jika dalam laporan tahunan justru manajemen menyampaikan sebuah berita yang terdengar negatif. Bagi saya ini merupakan hal positif. Artinya manajemen perusahaan tersebut berpikir secara logis dan tidak cuma mengumbar janji manis.

Mendapatkan Laporan Tahunan

Untuk mendapatkan laporan tahunan, anda bisa ketik kode saham perusahaan anda di google. Nanti biasanya anda akan menemukan website masuk perusahaan tersebut.

Setelah masuk kedalam website perusahaan, maka cari bagia investor relations (hubungan investor). Disana biasanya anda bisa download annual report.

TBLA Investor Relations
TBLA Investor Relations

Mencari Informasi Dari Annual Report

Setelah berhasil download annual report. Maka langkah berikutnya adalah membaca annual report tersebut. Hal ini mungkin bukan hal yang menyenangkan untuk orang yang tidak hobi membaca. Tapi step ini adalah step akhir yang sangat penting. Disini adalah tahapan yang menentukan apakah anda akan membeli saham itu atau tidak.

Kalau anda mau menghabiskan waktu untuk mencari informasi dan review smartphone smartphone seharga jutaan – belasan juta rupiah sebelum membelinya. Maka sungguh disayangkan jika anda tidak mau meluangkan waktu setengah jam sampai satu jam untuk membaca annual report ini.

- Advertisement -

Tidak perlu membaca secara detail satu baris demi satu baris, tapi lakukan screening saja. Nanti lama – lama anda akan terbiasa untuk mengetahui bagian mana yang perlu anda baca untuk mendapatkan informasi yang berguna bagi anda.

Mari saya berikan contoh membaca annual report dari TBLA sebagai contoh.

Bisnis Gula TBLA

Walaupun TBLA terkenal dengan perkebunan sawitnya. Ternyata TBLA lagi serius mengembangkan bisnis gula. Sebelumnya saya tidak tahu hal ini, pikiran saya selama ini TBLA cuma berfokus pada produk dari sawit.

Bisnis gula TBLA
Bisnis gula TBLA

Disini manajemen berkeyakinan bahwa bisnis gula akan prospektif untuk kedepannya. Dan setahu saya gula merupakan salah satu bahan pokok yang sering diimpor oleh pemerintah.

Baca juga : detik.com – alasan pemerintah import gula

Saya memandang diversifikasi bisnis ke gula adalah hal baik. Karena seperti yang kita tahu eropa masih melakukan block untuk CPO kita. Strategi TBLA yang mulai fokus ke pengelolaan bisnis downstream merupakan hal baik. Sehingga ketika TBLA merubah sektor dari AGRI menjadi CONSUMER ini merupakan hal positif bagi saya.

Umur Produktif Perkebunan TBLA

Seperti yang kita tahu, hari ini kita menanam benih di kebun kita maka besok kita tidak bisa langsung panen. Kita butuh waktu beberapa lama untuk menunggu sampai tanaman yang kita tanam bisa menghasilkan. Ini yang disebut umur produktif.

Umur Produktif Kebun TBLA
Umur Produktif Kebun TBLA

Dari annual report kita bisa melihat ternyata cukup besar lahan TBLA yang masih belum produktif. Jika nanti sudah produktif, artinya kebun tersebut akan menghasilkan. Jumlah produksi lebih banyak artinya jumlah penjualan semakin besar. Jumlah penjualan semakin besar artinya jumlah untung semakin besar.

Jumlah untung semakin besar artinya dividen dan capital gain semakin besar. Bagi saya tentu ini berita baik. Dengan kondisi sekarang saja kinerjanya sudah cukup baik apalagi nanti jika lahan produktif semakin bertambah.

Keterlambatan Kuota Impor

Salah satu hal yang menjadi catatan adalah penurunan laba dan operating cashflow yang signifikan.

Didalam annual report, manajemen TBLA menjelaskan  bahwa ada keterlambatan memperoleh kuota impor. Karena kesalahan operasional sehingga terlambat memperoleh kuota impor, maka menjadikan perusahaan terlambat mendapatkan pasokan supply dan penjualan menjadi terhambat.

Keterlambatan kuota import TBLA
Keterlambatan kuota import TBLA

Akhirnya kita menemukan alasan kenapa terjadi penurunan sales, laba dan operating cashflow. Penyebabnya adalah kesalahan operasional, dan sesuatu yang harusnya bisa dijadikan pelajaran dan tidak terjadi lagi di kedepan hari.

Peningkatan Hutang

Yang menjadi faktor paling menakutkan untuk berinvestasi pada TBLA adalah ratio hutangnya yang panjang.

Didalam annual report ini kita bisa mendapatkan informasi kenapa TBLA memiliki ratio hutang yang besar.

Manajemen menuliskan hutang jangka panjang mengalami peningkatan karena penerbitan hutang jangka menengah dan hutang obligasi.

Peningkatan hutang jangka menengah TBLA
Peningkatan hutang jangka menengah TBLA

Lalu saya mencoba mencari informasi lebih detail lagi terkait hutang ini. Maka saya mendapatkan informasi bahwa perusahaan menerbitkan obligasi 3 triliun rupiah. Dimana pembayaran dimulai  dari maret 2008 hingga maret 2023 (durasi 5 tahun). Hal ini akan menjadi tantangan untuk arus kas dan profitabilitas TBLA untuk 5 tahun kedepan.

Obligasi 2018 TBLA
Obligasi 2018 TBLA

Ini contoh dari melakukan analisa annual report. Banyak informasi yang tidak bisa kita dapatkan dari laporan keuangan suatu perusahaan. Inilah kenapa annual report menjadi tahapan akhir yang harus dilewati.

Ada beberapa perusahaan yang saya analisa berhasil lolos hingga tahap kedual dalam tutorial value investing ini. Tapi sayangnya harus gugur di tahap akhir ini, karena ditemukan beberapa hal keanehan.

Jadi jangan pernah malas membaca annual report. Karena ini penting dan lama – lama menjadi hal yang menyenangkan.

Tahapan 4 – Mengambil Keputusan

Setelah melakukan tahapan satu sampai tiga dalam tutorial analisa value investing ini. kita sudah mendapatkan berbagai informasi terkait perusahaan yang akan mau kita beli.

- Advertisement -

Jadi mari kita coba buat kesimpulan apakah kita akan membeli perusahaan ini atau tidak.

Kesimpulan:

  • Perusaahan ini dijual dibawah harga wajar –> merupakan suatu hal yang bagus.
  • Hal negatif yang harus di highlight:
    • Revenue 2018 mengalami penurunan, karena keterlambatan kuota import.
    • Net profit 2018 mengalami penurunan, karena keterlambatan kuota import dan peningkatan biaya bunga pinjaman
    • Net profit margin dibawah 10%, karena besarnya biaya bunga pinjaman
    • DER yang tinggi, karena penerbitan obligasi baru di tahun 2018
    • Hutang jangka panjang melebih current asset, karena penerbitan obligasi baru
    • Quality earning negatif, karena saldo piutang yang besar. Tapi angka bad debt tidak jelek di kisaran 1,5% sehingga tidak terlalu menjadi masalah.
  • Dari hal negatif ini permasalahan utama ada di 2 hal:
    • Keterlambatan kuota import, sesuatu yang menurut saya harusnya bisa dijadikan pelajaran. Sehingga bisa dicegah terjadi lagi di masa depan. Sehingga saya tidak memandang masalah ini sebagai masalah besar.
    • Penerbitan obligasi dalam jumlah besar, ini menjadi pertimbangan besar untuk saya. Karena ini akan menjadi tekanan untuk profitabilitas dan cashflow perusahaan untuk 5 tahun kedepan.
  • Tetapi jika dilihat perusahaan ini masih membagi dividen, EPS growth yang pertumbuhan bagus, harga yang murah. Dan yang paling membuat saya tergoda adalah nilai fixed asset yang hampir 2X dibandingkan dengan market cap perusahaan ini akhirnya membuat saya tetap berinvestasi di TBLA.

Kesimpulan

Bagaimana, apakah seru melakukan analisa ala value investing? Tentu untuk diawal akan terasa menakutkan karena cukup banyak informasi yang perlu kita analisa. Tapi percayalah ketika kalian sudah melewati analisa 20 perusahaan, kalian akan mulai terbiasa dan ini menjadi menyenangkan.

Apakah setiap orang harus setuju dengan analisa kita? tentu tidak. Tiap orang tentu memiliki pemikiran berbeda dan tidak harus sama dengan kita.

Seperti halnya bedah analisa laporan keuangan TBLA ini. Walaupun saya mengambil keputusan berinvestasi di TBLA tapi saya yakin banyak yang tidak setuju. Saya pun juga memandang ini sebagai investasi yang cukup berisiko karena besarnya ratio hutang perusahaan ini.

Tapi jika membaca tulisan saya tentang screening saham. Teman – teman akan tahu, bahwa saya sangat suka membeli perusahaan yang banyak gratisan nya. Dan TBLA memiliki faktor itu, ditambah lagi kemampuan profitabilitas yang baik dan potensi bertumbuhnya perusahaan jika lahan tidak produktif sudah menjadi produktif.

Apakah saya benar atau tidak, jujur saya tidak tahu. Jika nanti saya untuk besar artinya analisa saya benar. Dan jika saya rugi besar artinya analisa saya salah. Segampang itu untuk melihat pembuktian apakah analisa ini  benar atau salah.

Dan karena saya membeli saham ini di 2019, dengan target holding period maksimal 5 tahun maka mari kita lihat 2024 apakah TBLA berhasil melewati 1.500 atau malah menjadi 500.

Untuk yang mau panduan dalam bentuk PDF yang lebih detail bagaimana cara mendapatkan angka – angkanya bisa download di  Link Download PDF Tutorial

Untuk yang mau mendapatkan template excel file untuk membantu kalian melakukan analisa silahkan download di Link Download Template Excel File

- Advertisement -

Follow Us:

Support us:

Latest articles

Tips Terbaik Investasi – Baru Beli Sudah Untung

"Tips investasi terbaik tersebut dirangkum dalam satu kalimat sederhana yaitu "Baru beli sudah untung" Sang pembicara mengajarkan bahwa banyak orang yang sulit membedakan antara investasi...

Rangkuman Belajar Value Investing Untuk Investor Saham Pemula

Cukup banyak pertanyaan yang masuk tentang bagaimana cara melakukan analisa laporan keuangan. Sebenarnya ini adalah topik paling awal yang saya tulis. Tetapi karena tanpa...

Tips Belajar Saham Bagi Investor Pemula – Kaitkan Dengan Uang

Pada tulisan kali ini saya ingin menulis secara ringan aja untuk sharing tips bagaimana investor pemula bisa belajar saham dengan lebih cepat. Saya harus bilang...

3 Kesalahan Yang Menyebabkan Terkena Value Trap

Ada satu pertanyaan yang menarik ke saya, yaitu bagaimana menghindari value trap? Melihat pertanyaan value trap artinya orang yang mengajukan pertanyaan ini sudah mengerti...

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here