Perbedaan Normal Order, Automatic Order, GTC dan Order Booking Untuk Rebutan Saham

adsense

Kita memiliki berbagai pilihan cara membeil saham, yaitu normal order, automatic order, GTC (good till cancel) dan order booking untuk membeli saham.

Banyak investor tahap awal menganggap jika mereka memasang order di harga 100 dan harga saham tersebut ke harga 100 maka transaksi jual beli saham mereka pasti terjadi.

Sayangnya itu BELUM PASTI. Untuk terjadi 1 transaksi saham artinya harus terjadi pembeli ketemu dengan penjual.

Dalam melakukan penjualan dan pembelian order yang masuk lebih dahulu kedalam sistem JATS (Jakarta Automated Trading System) akan mendapatkan nomor antrian lebih dahulu.

MPMX Order List
MPMX Order List

Sebagai contoh di hari ini saya memasang order buy untuk MPMX di harga 474. Kalau kalian lihat di kolom paling kiri (B.Queue) atau buying queue saya mendapatkan nomor antrian 70. Artinya ada 70 lot yang harus dipenuhi terlebih dahulu sebelum transaksi pembelian saya bisa terjadi.

Alasan Perlu Mengetahui Berbagai Tipe Order

Anda bisa jadi sudah melakukan berbagai teknik analisa tingkat dewa sehingga anda bisa menebak harga terendah suatu saham sebelum saham tersebut rebound. Setelah itu anda memasang order di harga incaran tersebut.

Harga pada akhirnya mencapai harga incaran anda, akan tetapi karena anda mendapatkan nomor antrian belakang dimana banyak investor lain yang memasang di harga yang sama dengan anda, anda gagal mendapatkan saham tersebut.

Bisa juga anda memiliki saham perusahaan tambang dengan dividen yield 16% dari harga ketika cum date. Jika anda membaca tulisan saya tentang self made dividen maka tentu anda akan tahu bahwa saham itu akan 2x mengalami ARB (auto reject bawah). Dimana ARB yang berlaku saat tulisan ini dibuat adalah -7%.

Hal ini sudah menjadi sebuah aturan tak tertulis, sehingga hampir semua orang akan memasang antrian di batas ARB ditambah 1 thick agar tidak langsung terkena ARB. Anda juga memasang di harga tersebut, tetapi sayangnya karena anda mendapatkan nomor belakang maka anda tidak berhasil jual saham anda. Karena gagal jual, maka esok hari anda terkena ARB kedua kalinya.

- Advertisement -

Jadi sebagus apapun analisa anda dalam menebak harga saham anda, jika anda gagal mendapatkan transaksi penjualan dan pembelian yang anda inginkan maka akan menjadi percuma saja.

Open Market VS Pre-Open Market

Saat tulisan ini dibuat, bursa IHSG kita memiliki jam operasional sebagai berikut:

Source : https://www.idx.co.id/investor/jam-perdagangan/
Source : https://www.idx.co.id/investor/jam-perdagangan/

Sebelum penyebaran COVID-19 mungkin kalian sadar ketika jam 08:55 WIB maka market sudah ada pergerakan padahal market baru buka jam 09:00 WIB. Inilah yang kita sebut dengan pre-opening market (pra-pembukaan).

Source : https://www.idx.co.id/investor/jam-perdagangan/
Source : https://www.idx.co.id/investor/jam-perdagangan/

Siapapun bisa melakukan transaksi pra pembukaan. Kalau dari tiga sekuritas yang saya gunakan (Mirae Sekuritas, IPOT dan Sinarmas Sekuritas) yang saya tahu kita bisa melakukan transaksi order ketika jam 06:30. Gosipnya Philip Sekuritas dan beberapa sekuritas bisa melakukan transaksi order dari jam 06:00 dari salah satu member di stockbit. Karena saya tidak punya akun di Philip Sekuritas maka saya tidak bisa melakukan verifikasi benar atau tidaknya hal tersebut.

Jadi jika anda memasang order menunggu jam 08:45 atau malah 09:00 maka tentu anda akan mendapatkan nomor antrian transaksi dari orang-orang yang memasang transaksi jam 06:30 seperti saya.

Jenis Transaksi Order

Manual Order

Manual Order - Mirae Sekuritas

Ini adalah transaksi order biasa yang biasanya kita lakukan. Jika anda memasang order jam 09:00 maka order tersebut akan langsung masuk antrian 09:00.

Manual order tersebut paling cepat bisa dilakukan di jam 06:30 seperti yang sudah saya jelaskan diatas.

Anda tidak bisa memasang transaksi ini di jam penutupan market.

 

 

Automatic Order

Automatic Order - Mirae Sekuritas
Automatic Order – Mirae Sekuritas

Transaksi ini biasa kita gunakan untuk memasang taking profit ataupun stop loss. Order akan terpasang ketika harga sudah memenuhi kondisi yang kita inginkan.

Sebagai contoh, saya memasang untuk penjualan saham jika harga saham dibawah 555, maka saya melakukan penjualan sebanyak 1000 lot. (ini cuma contoh screenshot,dan saya tidak memasang transaksi ini).

Sehingga jika di esok hari jam 11:00 harga saham tersebut menyentuh 550 (memenuhi kondisi <555) maka order akan otomatis terpasang. Artinya order baru terpasang di jam 11:00. Dan tentu anda akan mendapatkan nomor antrian dibelakang antrian sebelumnya yang sudah terpasang.

Anda bisa melakukan setting automatic order kapanpun anda mau.

GTC (Goods ’till Cancel)

GTC Order - Mirae Sekuritas
GTC Order – Mirae Sekuritas

Anda ingin memiliki fitur otomatis mirip seperti automatic order akan tetapi anda mau mendapatkan nomor antrian awal, tidak seperti automatic order. Maka ini menjadi fitur yang tepat untuk anda. Sayangnya tidak semua sekuritas memiliki fitur ini.

GTC ini akan terpasang setiap hari secara otomatis ketika pre-opening market di harga yang sudah anda setup. Jika saya melakukan order pembelian di harga 555 dan di hari ini tidak mendapatkan transaksi. Maka order ini akan terpasang otomatis esok harinya di jam pre-opening market.

Hal ini akan terus dilakukan hingga kita mendapatkan transaksi yang kita inginkan atau sudah melewati valid date yang kita setup (biasanya 1 bulan).

GTC ini baru akan dibuatkan order paling cepat jam 06:40. Ini berarti GTC akan mendapatkan nomor antrian lebih belakang dari orang yang memasang order manual di jam 06:30.

GTC sendiri hanya bisa dipasang di saat market buka, ini berarti anda tidak bisa memasang transaksi GTC di malam hari sebelum anda tidur.

Booking Order

Booking Order - Mirae Sekuritas
Booking Order – Mirae Sekuritas
- Advertisement -

Jika saya harus rebutan transaksi esok hari, maka ini adalah fitur yang menjadi pilihan pertama saya.

Booking Order hanya bisa dibuat diluar jam market, artinya saya bisa pasang transaksi di malam hari sebelum saya tidur.

Transaksi ini biasanya akan terpasang diatas jam 06:20, ini berarti anda bisa mendapatan nomor antrian dari orang yang memasang order manual jam 06:30.

Sehingga dari yang saya coba hingga saat ini, metode ini merupakan cara paling efektif untuk mendapatkan nomor antrian awal.

Tapi berbeda dengan GTC yang akan terpasang otomatis esok harinya, booking order hanya berlaku satu hari. Sehingga jika order tersebut gagal anda dapatkan, maka anda perlu membuat booking order lagi besok.

Kesimpulan

Jenis Transaksi Order Saham
Jenis Transaksi Order Saham

Tabel diatas adalah rangkuman dari cara tercepat hingga cara terlambat mendapatkan nomor antrian transaksi saham kita.

Ini rekomendasi dari saya untuk mengetahui kapan sebaiknya order ini digunakan

  • Booking Order : Jika anda yakin saham incaran anda besok akan naik / turun banyak di awal pembukaan market maka ini opsi yang sebaiknya anda gunakan agar anda bisa mendapatkan nomor antrian transaksi lebih awal.
  • Normal Order : Pasang ini jika anda masih ragu mau memasang di harga berapa, bisa jadi anda mau memantau volume transaksi terlebih dahulu untuk yakin harga saham akan ke arah utara atau selatan. Dan gunakan ini di jam pre-opening market jika di pagi hari sebelum market buka anda mendapatkan sebuah informasi berharga. Lebih baik tetap mendapatkan nomor antrian lebih cepat dibandingkan orang yang baru pasang transaksi diatas jam 09:00 bukan.
  • GTC : Jika patokan taking profit atau stop loss anda adalah harga saham maka ini opsi yang sebaiknya anda gunakan. Pasang transaksi penjualan di harga taking profit dan stop loss anda dan biarkan valid hingga satu bulan kedepan. Atau jika anda mau beli saham di harga yang masih cukup jauh dibawah dan anda malas pantau market anda bisa gunakan nomor antrian ini juga.
  • Automatic Order : Fitur ini paling tepat untuk digunakan untuk pasang stop loss dan taking profit dengan kondisi yang lebih rumit. Misalkan saya akan jual jika volume transaksi sudah dibawah sekian ribu lot (yang artinya market sudah mulai takut untuk melakukan pembelian). Untuk mengerti kenapa volume begitu penting anda bisa membaca artikel saya yang berjudul skill memilih transaksi investor profesional.

Selamat karena anda sudah membaca artikel ini. Sejujurnya ini ilmu simpel tapi rahasia kebanyakan investor profesional yang tidak mau dibagikan ke publik. Sekarang anda sudah memiliki senjata yang seimbang dengan para investor profesional tersebut. Anda bisa menyimpan ilmu ini sendiri atau share ke sahabat-sahabat seperjuangan anda.

- Advertisement -

Follow Us:

Support us:

Latest articles

Kisah Inspiratif – Menggenggam Masalah

Bayu adalah seorang anak berusia 7 tahun. Dia sedang masuk ke ruang keluarga tempat dimana ayah dan ibunya sedang bersantai. Ketika sang ibu melihat...

Belajar Investasi Saham Dari Kenneth L Fisher

Kenneth Fisher adalah orang yang mempopulerkan tentang price to  sales ratio. Kebanyakan investor berpatokan pada price to earning ratio yang membandingkan harga saham dengan...

Belajar Kategori Saham Peter Lynch Dari Kisah Hidup Mike Tyson & Memilih Cerita Yang Tepat Untuk Kategori Saham

Seperti yang banyak orang tahu, Peter Lynch membagi saham menjadi enak kategori. Sudah banyak yang membahas tentang ini. Jadi saya mencoba menjelaskan dengan cara...

Belajar Lebih Dalam Tentang Saham Cyclical

Banyak orang yang memandang saham cyclical tidak cocok menjadi instrumen investasi karena ini merupakan investasi yang berisiko. Saya setuju sekali bahwa investasi di saham cyclical...

Related articles

1 Comment

  1. Pak tulisan yg diatas kesimpulan, paragraf terakhir nya tertutup iklan,
    hehe, bu overall terima kasih ilmunya pak, saya selalu belajar disini dari ilmu anda, sungguh luar biasa bagi saya pemula

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here