in

LoveLove

Hidden Gem Series – Pembahasan Annual Report ADES Tahun 2020

Hidden Gem Series ADES
Hidden Gem Series ADES

Mungkin anda akan bingung padahal tulisan sebelumnya saya membahas ADES LK Q1 2021 tetapi ini kenapa judulnya malah membahas annual report ADES tahun 2020?

Karena saya yakin banyak yang melewatkan beberapa point penting pada annual report ADES tahun 2020. Nanti kita akan sambungkan dengan apa yang terjadi di LK tahun 2021 Q2 nya.

Tapi sebelum kita bahas annual report 2020, mari kita review singkat aja untuk LK Q2 tahun 2021 ADES ini ya.

Review Singkat LK Q2 tahun 2021 ADES

Perbandingan Laba bersih ADES 2020 – 2021

Ketika orang berpandangan bahwa peningkatan laba bersih ADES luar biasa di Q2 tahun 2021 ini, sebenarnya bagi saya pribadi biasa saja. Karena seperti yang kita tahu Q2 tahun lalu memang pasti berdampak kedalam kinerja emiten apapun. Karena maret 2020 covid memanas dan ekonomi lumpuh beberapa bulan kemudian. Itu yang menyebabkan penjualan ataupun laba emiten apapun saat itu mengalami penurunan. Tidak terkecuali dengan ADES. Jadi tentu saja merupakan hal yang wajar jika laba bersih ADES Q2 2021 mengalahkan Q2 2020 walaupun memang perbedaannya mencolok sekali ya.

Jika kita perbandingkan laba bersih antara Q1 2021 dan Q2 2021 maka sebenarnya ADES mengalami penurunan sedikit. Tetapi mari kita lihat angka penjualannya.

Perbandingan data penjualan ADES

ADES mengalami peningkatan penjulaan dari sebelumnya di Q1 sebesar 185M menjadi Q2 sebesar 190M. Saya tidak mau bandingkan dengan Q2 2020 yang terlalu kecil karena kondisi pandemi tahun lalu. Apakah anda ada merasa keanehan disini?

Yes, biasanya kan ADES penjualan turun laba naik tapi kali ini penjualan naik kok laba bersih turun?

Data beban pokok penjualan ADES Q2 2021

Jika kalian lihat justru kali ini COGS ADES yang sebelumnya 46.1% meningkat menjadi 54.1% tentu saja ini semua disebabkan kenaikan harga bahan baku. Kenaikan harga komoditas dan harga jasa kapal yang kita nikmati sebagai investor yang membeli saham – saham cyclical tentu memiliki dampak negatif untuk emiten yang tidak jualan komoditas dan jasa angkut kapal ini.

Peningkatan harga bahan baku tidak mungkin bisa dihindari kita lihat COGS beberapa emiten consumer lain dibawah ini:

Kode EmitenCOGS Q1 2021COGS Q2 2021
UNVR47.6%50.9%
CLEO55.2%58%
ICBP61.1%65.2%
MYOR70.4%75.6%
Perbandingan COGS Emiten Consumer Goods

Jika anda lihat data perbandingan COGS Q1 dengan Q2 2021 maka anda akan melihat terjadinya peningkatan COGS untuk emiten consumer goods apapun. Tanpa saya perlu cek pun saya yakin kenaikan harga bahan baku adalah alasan kenaikan angka COGS tersebut. Sedangkan satu sisi peningkatan harga bahan baku ini sulit dibebankan sebagai peningkatan harga jual jika melihat kondisi daya beli masyarakat yang masih belum menguat ini.

Cashflow Investing – ADES Q2 2021

Hal yang paling menarik sebenarnya adalah pada cashflow statement dari LK Q2 dimana ADES ada mengeluarkan uang untuk belanja aset tetap senilai 70 Miliar. Situasi pandemi tapi malah belanja modal cukup besar yang jarak dilakukan oleh mereka.

Untuk lebih memahami isi kepala manajemen emiten ini kenapa mereka memilih belanja modal dan bukannya dibagikan jadi dividen sebenarnya sudah dijelaskan pada annual report. Itu sebenarnya kenapa saya cukup yakin sedari awal manajemen ADES tidak akan membagikan dividen untuk tahun ini. Sebuah keputusan yang menurut saya tepat.

Hati – hati dengan pembodohan market

Sejujurnya saya tidak ingin membuat tulisan pembahasan ADES lagi. Saya rasa sudah tidak ada yang perlu dibahas lagi untuk ADES. Tetapi karena hari ini banyak direct message yang masuk ke social media saya khawatir karena ada tebaran fear di forum maka saya cukup kasihan melihat banyak kegalauan sepert ini.

Perlu diingat pembodohan market bisa dilakukan karena dua alasan:

  • Mencari orang lebih bodoh untuk membeli barang dia lebih mahal
  • Mencari orang lebih bodoh untuk menjual barangnya agar dia bisa beli diharga murah untuk menebus kesalahan bodohnya.

Jadi silahkan anda yang nilai sendiri apakah tulisan hidden gem series saya memang bertujuan untuk alasan yang pertama? Jika tidak mungkin anda bisa curiga orang yang pintar itu memiliki alasan lain.

https://stockbit.com/post/5942057

Saya pertama kali menulis ADES dalam tulisan yang berjudul kisah turnaround company pada tanggal 10 May 2021. Saat itu masih di harga 1.690 rupiah per lembar saham. Saya rasa bukan return yang jelek untuk setengah tahun anda hold saham ini ya.

Yuk mari bahas Annual Report 2020

Silahkan anda download annual report di web perusahaan ADES.

Tahukah anda apa yang paling fenomenal dari emiten ADES ini sebenarnya? Pintar sekali yes segmen kosmetiknya mengalami peningkatan yang terus membaik sepanjang tahun.

Segmen penjualan produk kosmetik ADES Q2 2021

Penjualan segmen kosmetik dari sebelumnya 126 Miliar naik menjadi 182 Miliar atau kenaikan sebesar 44%. Tapi bukankah tadi saya bilang penjualan ADES Q2 2020 pasti jelek, maka tentu wajar donk kalau kenaikan penjualan segmen kosmetik di tahun 2021 ini. Anda sungguh kritis dan pintar sekali.

Segmen penjualan produk kosmetik ADES Q2 2020

Analisa anda sungguh tepat, penjualan Q2 2020 memang lebih kecil dibandingkan Q2 2019. Produk kosmetik pada Q2 2019 berjumlah 146 miliar rupiah. Apakah anda melihat sesuatu yang menarik? Bahkan dibandingkan Q2 2019 yang kondisi normal penjualan segmen kosmetik tetap lebih tinggi +24%.

Mari gunakan logika akal sehat anda, produk kosmetik ADES mayoritas di perawatan rambut. Siapa customer dalam volume besar yang menggunakan produk perawatan rambut? Betul sekali salon. Itu kenapa untuk produk kosmetik ADES memiliki 2 divisi yaitu:

  • Beauty care customer – Penjualan ke ritel customer seperti kita
  • Beauty care profesional – Penjualan ke salon dan hairdresser.

Jika anda bilang bahwa market segmen kosmetik berarti lagi bagus maka anda SALAH BESAR. Mari kita lihat emiten yang fokus produk ke kosmetik seperti MRAT dan MBTO.

Data penjualan MRAT Q2 2021

Jika kita lihat penjualan segmen kosmetik MRAT turun dari 46M menjadi 22M alias -52%.

Data Penjualan MBTO Q2 2021

Jika kita lihat penjualan segmen kosmetik MBTO turun dari 276M ke 224M alias -18%.

Jadi market kosmetik TIDAK BAIK-BAIK SAJA.

Tetapi ADES bisa meningkatkan penjualan segmen kosmetik jauh lebih tinggi dibandingkan tahun lalu BAHKAN lebih tinggi dari sebelum pandemi. Pertanyaannya adalah bagaimana bisa?

Inovasi Marketing Cerdas ADES

Pada 2 tulisan pembahasan ADES sebelumnya saya sudah membahas bagaimana ADES begitu pintar menurunkan biaya marketingnya. Bahkan Q2 2021 ini masih saja bisa diturunkan dari 17M menjadi cuma tinggal 5.9M. Saya sih sudah speechless dengan bagaimana emiten ini cut biaya marketing tetapi penjualan tidak dikorbankan.

Tidak dikorbankan bagaimana, itu yang meningkat kan cuma segmen kosmetik dan segmen AMDK mengalami penurunan terus. Bahkan sekaliber MYOR saja tidak bisa apa-apa dengan kondisi saat ini dimana penjualan MYOR dari 5.8T di Q2 2020 menjadi 5.1T di Q2 2021. Kenapa produk minuman dalam kemasan menurun? Betul karena bisnis horeka seret. Dulu berapa banyak kalian makan diluar dan sekarang kapan terakhir kali kalian makan diluar. Tentu ini berdampak pada penurunan kinerja emiten yang menjual produk air minum dalam kemasan yang penjualannya disokong oleh HOREKA (Hotel, Restaurant, Kafe). Yang sampai sekarang siapa HOREKA yang gak suram?

Kali ini saya akan jelaskan apa yang dilakukan oleh ADES, semuanya ada didalam annual report.

Program DIY – Beauty Care Consumer ADES

ADES mengubah strategi marketing dari yang konvensional seperti iklan di TV yang berbiaya tinggi berubah menjadi serba sosial media. Ketika saya bilang sosial media bukan berarti pasang iklan di sosial media. Tetapi membuat konten kreatif dengan melibatkan masyarakat untuk membuat konten di social media. Coba kalian buka Youtube dan ketik keyword “DIY MAKARIZO

Youtube DIY MAKARIZO

Anda akan mendapati begitu banyak konten youtube yang dibuat oleh entah siapa ini dimana melakukan review produk Makarizo Hair Energy Easy Straight. Hal yang membuat saya sedih dimana konten ini memiliki jumlah viewer ratusan ribu bahkan jutaan dalam waktu relatif singkat. Mengalahkan konten bagus para influencer saham hebat.

Saya pribadi gak main tiktok jadi gak tahu, tapi saya dengar juga banyak konten kreatif Makarizo di sosial media tiktok.

Penjelasan Divisi Beauty Care Profesional

Yang sebenarnya menarik perhatian, pada penjelasan divisi beauty care profesional dikatakan TERKENDALA DENGAN BANYAKNYA SALON YANG TUTUP. Mari kita gunakan akal sehat, salon kira-kira penjualan lagi to the moon atau lagi to the bone? Tentu lagi gak bagus donk. Manajemen juga sudah menyatakan itu didalam annual report. Lalu jika penjualan ke salon menurun tapi total penjualan naik maka divisi mana yang penjualan meningkat pesat? Saya tidak perlu menjawab pertanyaan ini. Silahkan gunakan akal sehat anda untuk mencerna penjelasan diatas.

Tapi ada hal yang sebenarnya menarik dengan divisi beauty care profesional. Dia ada mengatakan Makarizo Profesional. Mari buka instagram anda dan stop lihat dede gemes joged. Ketik keyword Makarizo Profesional.

Instagram – Makarizo Profesional

Makarizo Profesional mengganti strategi dengan banyaknya salon yang tutup dia memilih membuka training rutin kepada para hairdresser secara online yang artinya biaya tidak tinggi. Dimana dalam pelatihannya tentu saja menggunakan produk – produk dari Makarizo.

Hal ini tidak serta merta menaikan penjualan signifikan untuk divisi beauty care professional tetapi lebih kearah mempertahankan engagement dengan ujung tombak yang akan menggunakan produk mereka. Sebuah langkah yang menurut saya cerdas untuk biaya rendah ini.

Aging piutang ADES Q2 2021

Belum membaiknya divisi ini sebenarnya anda bisa lihat dari aging piutang mereka dimana saldo piutang belum jatuh tempo ADES naik dari 3.9M menjadi 6.1M. Saya tidak mendapatkan informasi lebih detail tentang ini. Tetapi dari pengalaman saya handle consumer goods saya rasa mereka tidak bayar selama itu. Jadi saya rasa ini adalah membesarnya piutang para salon yang lagi sulit bisnisnya.

Strategi Pemasaran ADES

ADES menyatakan konsumen sering mencari produk di berbagai sosial media dan situs e-commerce. Termasuk saya pribadi, semua produk ADES yang saya beli melalui shopee official store mereka. Tentu saja karena banyaknya promo yang diberikan. Saya pribadi membeli hand sanitizer dari makarizo dan tonic rambut dari barber daily yang juga merupakan produk ADES.

Official Store Makarizo

Jika anda lihat saat ini baru dari satu store online milik ADES yaitu Makarizo official Shop, ADES memiliki jumlah follower 266.5 ribu. Anda bisa melihat begitu banyaknya produk yang terjual lebih dari 10 ribu penjualan. Dimana shopee maksimal 10rb++ saja.

Penjualan ADES – Shopee
Shopee – Mustika Ratu

Bahkan jumlah follower shopee ADES mengalahkan mustika ratu yang menghabiskan biaya pemasaran sebesar 27M yang artinya 5x biaya pemasaran ADES di periode yang sama.

Shopee – Martha Tilaar

Bahkan jauh mengalahkan follower Martha Tilaar yang menghabiskan biaya pemasaran 36M yang artinya 7x biaya pemasaran ADES di periode yang sama.

Shopee – Mayora

Bahkan hampir 2x dari jumlah follower shopee mayora yang biaya marketing sebesar 1.5T di periode yang sama.

Ekspansi untuk Produk RTE – RTD?

Prospek Usaha ADES – Produk RTE dan RTD

Yang ikut public expose ADES kemarin, direkturnya bilang bahwa mereka melakukan ekspansi mesin untuk produksi RTE (Ready to Eat) dan RTD (Ready to Drink) yang dianggap memiliki prospek bagus. Saya pribadi tidak terlalu tertarik dengan point tersebut. Saya lebih tertarik dengan statement management ketika mengatakan mereka sedang melakukan RELOKASI pabrik.

Relokasi artinya memindahkan lokasi pabrik, yang artinya pindah dari pabrik lama ke pabrik baru. Relokasi bukan artinya membuat pabrik baru. Kalau membuat pabrik baru maka saya paham jika mereka mungkin memandang segmen bisnis RTE dan RTD yang dibangun merupakan prospek bagus. Dengan melihat data penjualan emiten ADES yang membaik seperti penjabaran panjang lebar diatas. Saya agak ragu jika relokasi ini hanya bertujuan untuk memberikan space RTD dan RTE yang masih persentase kecil untuk ADES.

Saya pribadi berharap relokasi ini juga menambah kapasitas untuk produk kosmetik yang luar biasa ini. Ketika bisnis salon lagi depresi seperti saat ini saja penjualan kosmetik bisa naik tinggi. Saya tidak terbayang bagaimana nanti kalau kita sudah kembali normal dan salon mulai beroperasi normal lagi. Siapa tahu barber langganan saya yang bangkrut buka barber lagi nantinya ya.

Komentar Konyol Terkait Stock Price

Fundachart ADES

Jujur saya tertawa terpingkal – pingkal ketika ada seorang pembaca tulisan saya yang DM instagram saya mengatakan entah dia dapat insight dari mana bahwa hati-hati harga saham ADES akan jatuh dalam setelah melewati harga 3.000.

Saya tanya apa alasannya? Katanya mengacu pada data 8 tahun lalu dimana katanya ada orang yang beli 3.000 dan baru bisa exit hari ini. Saya benar-benar tertawa pas dengar statement itu. Ini jadi alasan saya nulis tulisan yang saya gak mau tulis ini sebenarnya.

Jujur saya pribadi berharap ADES jatuh karena saya suka cita akan tambah lagi. Tapi saya tidak suka dengan cara pembodohan seperti ini. Karena itu makan rejeki orang namanya. Bagus saya bilang bagus dan jelek saya harus bilang jelek.

Mari kita back to data pada 8 tahun masa lampau ketika orang ini ambil ADES bisa jadi yang dia maksud adalah tahun 2013 di harga 3.000. Jika anda lihat data fundachart ADES maka pada 2013 ADES di harga 3.000 itu sama dengan PER 22x. ADES harga 3.000 sekarang PER 9x. Itu bedanya ibarat dari Jawa ke Irian. Jauh boi…..

Saya pribadi tidak tahu siapa influencer yang memberikan statement yang cukup menghibur ini. Semoga saja dia memang seorang chartist karena wajar kalau chartist tidak mengerti dengan valuasi paling basic seperti ini. Tapi kalau dia seorang fundamentalist maka saya gak mengerti jalan pikiran dan tujuan dia.

Javier Zanetti – Benci Tapi Kagum

Inter Milan akan Pensiunkan Seragam Nomor 4 Javier Zanetti? -  Tribunnews.com Mobile
Javier Zanetti

Yang mengikuti instagram saya tentu tahu bahwa saya penggemar Paolo Maldini seseorang yang nomor punggun 3 diabadikan. Ada satu pemain belakang legenda yang saya idolakan tapi saya gak suka.

Orang itu namanya Javier Zanetti seorang pemain hebat dengan loyalitas yang hebat. Wajar jika Intermilan memberikan penghormatan dengan membuat nomor punggung 4 pensiun untuk bisa digunakan oleh pemain lain.

Pemain hebat yang tidak lelah berlari layaknya punya 2 paru-paru ini hanya bisa saya benci karena 1 alasan, yaitu bermain di rival abadi klub yang saya idolakan.

Semoga ADES bisa terus belari layaknya Javier Zanetti yang tidak lelah berlari untuk memenangkan klubnya walau saya sebagai rivalnya memberikan sumpah serapah agar klubnya kalah.

Begitu juga ADES semoga bisa terus melaju menyejahterakan investor loyalnya yang logis percaya data dan cuma bukan kata-kata apalagi banyolan.

Follow me on:

What do you think?

Written by Thowilz

Saya adalah seorang value investor yang memiliki passion untuk mengajarkan teknik value investing kepada investor lainnya. Anda dapat membaca tulisan saya di stockbit (@thowilz), instagram, dan social media investorsaham.id lainnya.

Comments

Leave a Reply
  1. It’s truly very complicated in this active life to listen news on Television, therefore I only use world wide web for that reason, and take the hottest news.

  2. I һave been surfing on-line more than 3 hours these days,
    but Ӏ never disϲoverеd any attentіon-grabbing article liҝ yours.
    It iѕ lovely value sufficient foг me. In my opinion, іf all wеb owners and blߋggers made good content materiaⅼ as you
    probably did, the internet will likely be a lot more useful than ever before.

  3. I became honored to receive a call coming from a friend immediately
    he found out the important tips shared on the site.
    Browsing your blog article is a real amazing experience.

    Many thanks for considering readers just like me, and I want for you the best of success for a professional
    in this realm.

  4. I blog frequently and I truly thank you for your information. Your article has really peaked my interest.
    I am going to book mark your website and keep checking for new details about once per week.
    I subscribed to your RSS feed as well.

  5. Howdy just wanted to give you a brief heads up and let you know a few of the pictures aren’t loading properly.
    I’m not sure why but I think its a linking
    issue. I’ve tried it in two different internet browsers and both show
    the same outcome.

    Also visit my page :: Tania

  6. I’m really enjoying the theme/design of your blog.

    Do you ever run into any browser compatibility issues?
    A few of my blog visitors have complained about my blog not operating correctly in Explorer but looks
    great in Chrome. Do you have any ideas to help fix this issue?

    Also visit my blog :: Rapid Fire Diet

  7. I usually do not leave many comments, however after reading through a few of the remarks on Hidden Gem Series –
    Pembahasan Annual Report ADES Tahun 2020 -. I actually do have a couple of
    questions for you if you do not mind. Could it be just me or does it give
    the impression like a few of the responses appear as if they are left by brain dead folks?
    😛 And, if you are writing at other social sites, I would
    like to follow everything fresh you have to post. Would you make a list of all of
    your social networking pages like your twitter feed, Facebook page or linkedin profile?

    Feel free to surf to my page: men health forums

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…

0