4 Hal Yang Perlu Diperhatikan Dalam Investasi Saham Pemula – Part 2

Baca juga : 4 Hal Yang Perlu Diperhatikan Dalam Investasi Saham Pemula – Part 1

3. Mencari Kitab Suci Untuk Trading / Investasi Saham Tidak Bisa Rugi

Saya akan beritahu anda suatu rahasia besar kepada anda para pemula dalam investasi saham. Saya sudah mencoba mencari kitab suci untuk tidak bisa meraih kerugian dalam investasi / trading saya. Akhirnya saya menemukan jawabannya.

Saya akan memberikan jawabannya kepada anda. Jawabannya adalah TIDAK ADA. Jika George Soros seorang trader yang luar biasa hebat saja masih bisa rugi apalagi anda yang uangnya tidak ada 1% dari uang George Soros. Jika Warren Buffet seorang investor yang luar biasa hebat saja masih bisa rugi apalagi anda yang uangnya tidak ada 1% dari setoran pajak Warren Buffet.

Jadi jangan buang waktu untuk mencari panduan tidak mungkin rugi untuk trading / investasi saham. Jika ada yang mencoba menjual jurus maut dengan embel – embel 99% pasti profit dan tidak mungkin rugi. Percaya saya, tidak akan ada orang bodoh yang mau membagikan jurus sehebat itu dengan harga dibawah 1 triliun rupiah. Karena jika dia bisa membuktikan hal tersebut, maka para syeikh Arab akan lebih rela keluarkan uang 1 Triliun rupiah untuk beli jurus sakti itu dibandingkan membeli Kylian Mbappe seharga 2.8 Triliun rupiah. Lalu ada yang jual ke anda dengan harga jutaan atau puluhan juta, terdengar sungguh konyol di kuping saya.

4. Percaya Orang Lain / Panutan Anda

Kisah Saya Dan Si Teman Ahli

Saya ingat sekali akun e-trading (sekarang disebut mirae sekuritas) saya dibuat tahun 2010 setelah memiliki modal yang cukup dimana sebelumnya saya punya akun di indosurya yang jaman dulu bisa buka rekening saham cukup dengan 5 juta rupiah asalkan kita mau bayar biaya transaksi lebih mahal. Sungguh beruntung investor jaman sekarang yang 1 juta rupiah saja bisa buka rekening saham dengan biaya transaksi yang tetap murah. Belum lagi jaman dulu 1 lot itu 1000 lembar bukannya 100 lembar seperti saat ini.

Pembuatan rekening mirae saya Ketika tahun 2010 bertepatan dengan  euforia IPO KRAS. Saya ingat berhasil beli di harga 1.000 rupiah per lembar. Ada seorang rekan kerja saya yang saya percaya jago di saham. Bagaimana tidak, dia memiliki usaha sampingan untuk mengelola investasi orang. Sehingga si pemula ini mendengarkan petuah dari sang teman ahli.

Saya ingat sekali teman ahli saya bilang kalimat ini. “Tidak ada perusahaan BUMN yang harganya dibawah 10.000 rupiah”. KRAS pasti akan naik lebih dari 10.000 rupiah.” Uang 10 juta (saldo minimal pembukaan akun di e-trading) saya akan menjadi 100 juta pikir saya, ini sangat dashyat.

“Si Ahli” Juga Bisa Salah

Seingat saya dua hari kemudian, saya melihat saham KRAS saya sudah naik ke 1.300. Uang 10 juta saya sudah berubah menjadi 13 juta rupiah dalam hitungan 2 hari. Profit tersebut sama dengan gaji bulanan saya saat itu. Mendekati jam makan siang, harga KRAS turun hingga ke 1.200. Saya cukup panik dan tanya apakah sebaiknya jual saja saham tersebut? Teman saya menjawab “Tidak ada perusahaan BUMN yang harganya dibawah 10.000 rupiah”. KRAS pasti akan naik lebih dari 10.000 rupiah.”

- Advertisement -

Akhirnya harga saham tersebut terus turun hingga sempat ke 1.050. Saya akhirnya memutuskan menjual di harga 1.150 atau keuntungan 15%. Teman ahli menambah dalam jumlah banyak ketika harga 1.050. Seingat saya sih, KRAS tidak pernah mencapai angka 10.000. Saya pribadi cukup yakin teman saya akhirnya cut loss di saham tersebut.

Pengalaman ini membuat saya menjadi skeptis dengan rekomendasi atau analisa orang lain. Kecuali analisa atau rekomendasi itu bisa saya terima dengan logika akal sehat saya. Dan sebuah perusahaan BUMN pasti keatas 10.000 bukan sesuatu yang bisa saya terima dengan akal sehat.

3 Tipe Panutan Anda:

Tipe 1 – Tega Memanfaatkan Anda

Biasanya sudah membeli saham tersebut, dia juga pemain dengan modal yang terbilang lumayan besar. Dia butuh orang yang mau beli saham yang mau dia jual di harga tinggi. Sehingga dia memberikan rekomendasi kepada anda.

Anda beli saham dia di harga tinggi, dia sudah untung dan anda akan merasakan nightmare. Tipe satu adalah orang yang memang mengerti investasi / trading saham dengan baik, karena kalau tidak bagaimana dia bisa membuat yakin membernya untuk membeli saham yang dia mau jual di harga tinggi. Tentu dia adalah orang pintar yang mengerti tentang investasi saham.

Tipe 2 – Tidak Terbuka Kepada Anda

Biasanya ini orang yang tidak suka memberikan rekomendasi ke publik. Banyak saham bagus yang mungkin belum populer di market. Misalnya dia ketemu saham tersebut begitu bagus maka tentu dia akan mengumpulkan sendiri terlebih dahulu. Berbeda dengan tipe pertama, tipe kedua biasanya tidak punya tendensi untuk jualan barang ke anda tetapi hanya tidak mau ketahuan dia lagi kumpulkan barang di saham tertentu. Saya rasa beberapa member stockbit yang saya kagumi termasuk ke tipe 2.

Tipe 3 – Berpikir Dia Sudah Jago

Sebenarnya ini orang-orang baik yang suka mendapatkan pengakuan sehingga mau memberikan rekomendasi sahamnya kepada teman – temannya bahkan publik. Kalau anda menemukan panutan seperti ini ada baiknya anda uji beberapa hal:

  • Berapa modal dia di saham, karena jika dia bermain dalam modal yang cukup besar maka tentu dia tahu bagaimana susahnya rebutan barang. Inilah kenapa tipe dua tidak mau terbuka ke publik saham apa yang dia kumpulkan.
  • Seberapa baik pemahaman dia tentang investasi / trading saham. Jangan – jangan dia ambil rekomendasi dari tipe 1, bukannya membawa anda ke lahan penuh keuntungan tetapi ke lahan penuh ranjau darat. Atau lebih parahnya bisa jadi teman anda memberikan analisa kurang rasional seperti teman yang saya ceritakan di tulisan ini.

Bagaimana Cara Mencari Panutan Yang Baik Dalam Investasi Saham Bagi Para Pemula?

Walaupun terlalu terkesan skeptis tapi itu yang membuat saya survive di pasar saham. Jangan pernah percaya orang lain di pasar saham. Satu-satunya cara untung di pasar saham adalah menemukan orang yang mau membeli saham kita dengan harga lebih mahal. Dunia saham adalah dunia kapitalis yang mengutamakan diri sendiri terlebih dahulu. Sehingga anda harus mengutamakan diri anda terlebih dahulu, begitu juga yang ada di pikiran panutan anda.

Anda boleh belajar dari panutan anda. Bagaimana cara dia memilih saham dan semua jurus maut dia di investasi/trading saham. Tapi jangan pernah percaya rekomendasi saham yang dia berikan secara polos. Karena saya jamin 90%, semua orang yang memberikan rekomendasi saham pasti sudah memiliki saham yang dia rekomendasikan terlebih dahulu. Sejujurnya itu termasuk saya sendiri.

Alasan Dibalik Rekomendasi Panutan Anda

Saya jelaskan kenapa panutan anda bersikap seperti itu? Karena tidak jarang panutan anda ketika memberikan rekomendasi maka dalam jangka waktu singkat saham yang direkomendasikan menjadi banyak dibeli orang. Sehingga membuat saham tersebut naik. Forum stockbit itu sungguh luar biasa, tampaknya tidak sulit mencari orang yang memiliki kekuatan untuk membeli saham dengan nilai transaksi ratusan juta hingga miliaran rupiah. Ketika panutan anda memberikan rekomendasi, dia menghadapi risiko melawan jumlah orang yang banyak dengan kekuatan dana yang juga besar untuk rebutan saham rekomendasi tersebut. Ini kenapa para panutan ini pasti hanya memberikan rekomendasi saham yang sudah mereka beli terlebih dahulu.

Yang berbeda cuma dua. Ada panutan yang raja tega, yang memang memberi rekomendasi karena memang sudah berniat jual dalam jangka waktu dekat. Ada panutan yang memang sudah merasa cukup untuk mengumpulkan saham tersebut dan mau berbagi ke forum bahwa saham ini menarik. Tapi saya cukup yakin hampir tidak ada panutan yang menemukan saham bagus dan memberikan rekomendasi ke publik tentang betapa bagusnya saham tersebut padahal dia belum punya satu lot pun saham tersebut. Logis dan manusiawi bukan?

Satu – satunya manusia yang bisa anda percayai di dunia saham adalah diri anda sendiri. Perdalam pengetahuan anda dan pertajam psikologi market anda maka anda akan bisa mengambil keputusan yang terbaik. Itu tips yang bisa saya berikan untuk investasi saham bagi pemula di pasar saham.

 

adsense
- Advertisement -

Follow Us:

Support us:

Latest articles

Tips Terbaik Investasi – Baru Beli Sudah Untung

"Tips investasi terbaik tersebut dirangkum dalam satu kalimat sederhana yaitu "Baru beli sudah untung" Sang pembicara mengajarkan bahwa banyak orang yang sulit membedakan antara investasi...

Rangkuman Belajar Value Investing Untuk Investor Saham Pemula

Cukup banyak pertanyaan yang masuk tentang bagaimana cara melakukan analisa laporan keuangan. Sebenarnya ini adalah topik paling awal yang saya tulis. Tetapi karena tanpa...

Tips Belajar Saham Bagi Investor Pemula – Kaitkan Dengan Uang

Pada tulisan kali ini saya ingin menulis secara ringan aja untuk sharing tips bagaimana investor pemula bisa belajar saham dengan lebih cepat. Saya harus bilang...

3 Kesalahan Yang Menyebabkan Terkena Value Trap

Ada satu pertanyaan yang menarik ke saya, yaitu bagaimana menghindari value trap? Melihat pertanyaan value trap artinya orang yang mengajukan pertanyaan ini sudah mengerti...

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here